SAMPIT – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan tiga unit truk pengangkut crude palm oil (CPO) di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 6, ruas Sampit–Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Timur, Jumat 6 Februari 2026, berdampak pada kemacetan panjang di kawasan tersebut.
Pantauan di lapangan, sekitar pukul 15.00 WIB, arus lalu lintas dari arah Kota Sampit maupun dari arah Pangkalan Bun mengalami kemacetan hingga mencapai kurang lebih satu kilometer.
Kendaraan tampak mengular dan bergerak perlahan akibat badan jalan sebagian tertutup truk yang terlibat kecelakaan.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB dan melibatkan tiga truk CPO milik salah satu perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit.
Ketiga kendaraan diketahui melaju secara beriringan dari arah barat menuju Kota Sampit.
Menurut keterangan Tulay, warga yang berada di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk yang berada di posisi paling depan melakukan pengereman mendadak karena hendak berbelok.
“Truk-truk itu dari arah barat. Pas truk depan mau belok dan rem mendadak, truk di belakang tidak sempat menghindar karena jarak terlalu dekat, akhirnya tabrakan beruntun,” ujar Tulay.
Akibat insiden tersebut, ketiga truk mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan dan belakang kendaraan. Meski demikian, tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam kecelakaan ini.
“Pengemudinya selamat dan tidak ada korban luka. Tapi truknya ringsek cukup parah,” tambahnya.
Petugas bersama pihak terkait langsung melakukan pengaturan lalu lintas dan proses evakuasi kendaraan. Setelah truk-truk berhasil dipindahkan, arus lalu lintas secara perlahan kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih melakukan pendataan serta penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut.
Sementara itu terlihat petugas dari Satlantas Polres Kotim juga berada di lokasi untuk mengurai kemacetan.
“Petugas sudah di lokasi untuk mengurai kemacetan,” kata Kasat Lantas Polres Kotim AKP Heriyanto.
(Jimmy)












