SAMPIT – Pengerjaan Jalan Lesa Parenggean sempat tertunda cukup lama akibat berbagai kendala, mulai dari keterbatasan anggaran hingga dampak pandemi Covid 19. Melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025, proyek rekonstruksi dan pengaspalan akhirnya dapat direalisasikan hingga tuntas pada akhir tahun lalu.
Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Andi Lala menyampaikan apresiasi atas perbaikan ini karena menjawab kebutuhan dasar warga untuk akses transportasi yang layak.
“Ini merupakan penantian panjang warga Kecamatan Parenggean akhirnya berakhir. Setelah bertahun-tahun menunggu, Jalan Lesa kini telah selesai dikerjakan dan bisa kembali dimanfaatkan masyarakat,” kata Andi, Minggu 15 Februari 2026.
Politisi Gerindra ini menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian proyek tersebut. Menurutnya, rampungnya Jalan Lesa menunjukkan bahwa aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kami sampaikan apresiasi peran dinas SDABMBKPRKP, kontraktor pelaksana, serta dukungan berbagai pihak yang turut mengawal proses pembangunan, sehingga jalan yang selama ini diharapkan warga akhirnya dapat digunakan kembali,” tegasnya.
Proyek peningkatan Jalan Lesa menelan anggaran hampir Rp3 miliar dengan panjang penanganan sekitar 888 meter. Pekerjaan dilaksanakan pada akhir 2025 dengan tujuan meningkatkan kualitas struktur jalan agar lebih tahan dan nyaman dilalui.
Sempat muncul keluhan masyarakat terkait kondisi jalan pascapekerjaan, seperti retakan dan aspal terkelupas di beberapa titik.
Menyikapi laporan tersebut, dinas terkait langsung turun ke lapangan melakukan pengecekan dan perbaikan pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Pengawasan tetap harus diperketat agar kualitas pekerjaan benar-benar sesuai standar. Jalan ini sudah lama dinantikan warga, sehingga manfaatnya harus bisa dirasakan dalam jangka panjang, terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Dengan selesainya Jalan Lesa, DPRD Kotim berharap akses antarwilayah di Parenggean semakin lancar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat setempat. (nardi)












