SUKAMARA – Kepala Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kotawaringin Barat, Chatulis Indra Jaya, memaparkan pelaksanaan Program Prioritas Nasional (PN) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tahun 2026 dalam Rapat Koordinasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Sukamara melalui Dinas Kesehatan, Kamis 5 Maret 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara tersebut dihadiri sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Rakor juga dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita.
Dalam pemaparannya, Chatulis Indra Jaya menjelaskan bahwa intervensi Program Prioritas Nasional tersebut akan difokuskan pada tiga sasaran utama, yakni Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, Desa Pangan Aman, dan Sekolah Pangan Aman.
Menurutnya, ketiga program tersebut dirancang untuk mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan pangan, baik di lingkungan pasar, desa maupun sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin meningkatkan kesadaran seluruh komunitas terkait pentingnya pangan aman. Jika komunitas sudah sadar, maka risiko gangguan kesehatan akibat pangan yang tidak memenuhi syarat dapat kita tekan sedini mungkin,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pelaku usaha pangan, pengelola pasar, pihak sekolah, hingga masyarakat sebagai konsumen.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sukamara, Ari Junita, menegaskan bahwa Program Pangan Aman merupakan salah satu pilar penting dalam meningkatkan kualitas hidup serta derajat kesehatan masyarakat di Bumi Gawi Barinjam.
Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan program tersebut membutuhkan sinergi lintas sektor agar pengawasan serta edukasi kepada masyarakat dapat berjalan maksimal.
“Secara umum kegiatan ini memerlukan kolaborasi antar dinas, tidak hanya Dinas Kesehatan saja, tetapi juga melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta dinas terkait lainnya,” tukasnya (enn)












