KUALA PEMBUANG – Warga Desa Rungau Raya, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, mengeluhkan kondisi tegangan listrik yang kerap naik turun dalam beberapa pekan terakhir. Ketidakstabilan listrik tersebut dinilai sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan peralatan elektronik milik warga.
Sejumlah warga mengungkapkan, kondisi listrik yang tidak stabil itu terjadi hampir setiap hari, mulai pagi hingga malam. Lampu rumah sering terlihat redup, lalu tiba-tiba kembali terang tanpa sebab yang jelas.
“Sudah sering sekali listriknya tidak stabil. Kami khawatir alat elektronik seperti televisi dan kulkas cepat rusak,” ujar salah seorang warga, Jumat 6 Maret 2026.
Warga berharap pihak terkait, khususnya PLN, dapat segera turun tangan melakukan pengecekan dan perbaikan jaringan listrik di wilayah Desa Rungau Raya, terutama di RT 05 RW 01. Mereka meminta adanya solusi konkret agar pasokan listrik kembali stabil dan aman digunakan.
Heri, salah seorang warga setempat, mengatakan keluhan ini sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan kepada petugas, namun hingga kini belum ada perbaikan yang signifikan.
Menurutnya, kondisi tersebut juga berpotensi mengganggu kegiatan usaha kecil masyarakat serta proses belajar anak-anak di rumah.
Ia menjelaskan, masalah tegangan listrik ini sudah dirasakan warga sekitar satu tahun terakhir. Sebelumnya, kondisi listrik di desa tersebut relatif stabil dan jarang mengalami penurunan tegangan.
Bahkan, pabrik yang berada di kawasan perkebunan tersebut diketahui turut menggunakan pasokan listrik dari jaringan PLN yang sama.
Heri menambahkan, warga semakin khawatir karena banyak rumah dan fasilitas umum seperti masjid yang menggunakan perangkat listrik berdaya besar seperti pendingin ruangan (AC).
“Saya harapkan pihak terkait terutama PLN bisa mendengarkan keluhan dan juga aspirasi rakyat. Hal ini akan berdampak kerugian masyarakat ke depannya,”akuinya.
Warga hanya berharap pasokan listrik dari PLN dapat kembali stabil sehingga tidak merugikan masyarakat di kemudian hari. (BS-1)












