PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan kesiapan layanan keberangkatan ibadah haji tahun 2026 bagi sebanyak 1.559 jamaah yang dijadwalkan berangkat pada Mei mendatang.
Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menegaskan bahwa seluruh aspek penyelenggaraan harus dipersiapkan secara matang agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2026 di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Selasa, 31 Maret 2026.
“Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi dambaan setiap umat Muslim. Oleh karena itu, penyelenggaraannya harus kita persiapkan secara matang, terkoordinasi, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Menurutnya, rapat koordinasi ini memiliki peran strategis untuk menyatukan persepsi serta memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan.
“Rapat ini penting untuk memastikan seluruh aspek pelayanan jamaah, mulai dari administrasi, kesehatan, transportasi hingga akomodasi dapat berjalan optimal tanpa kendala,” jelasnya.
Edy juga menekankan pentingnya pelayanan prima, khususnya bagi jamaah lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan.
“Saya minta seluruh pihak mengutamakan pelayanan terbaik, memastikan kesiapan teknis dan administratif, serta meningkatkan koordinasi lintas sektor agar tidak terjadi hambatan di lapangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dari tahun ke tahun.
“Kami ingin setiap jamaah berangkat dengan kesiapan maksimal dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur,” ungkapnya.
Menutup arahannya, Edy mengajak seluruh pihak menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.
“Ini bukan sekadar tugas administratif, tetapi bagian dari pelayanan kepada umat,” pungkasnya.
(Sya'ban)












