SAMPIT – Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat hubungan yang konstruktif dengan insan media nasional dan regional di Kalimantan Tengah, Minamas Plantation melalui anak perusahaannya, PT Teguh Sempurna (TSA), PT Kridatama Lancar (KLR), dan PT Indotruba Tengah (ITH) kembali menggelar kegiatan Halal Bi Halal bersama awak media di salah satu Resto, Jalan Jenderal
Sudirman, Sampit.
Kegiatan ini merupakan agenda tahunan perusahaan sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen Minamas dalam membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan berkelanjutan dengan insan pers.
“Bagi kami, rekan-rekan media memegang peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif kepada masyarakat, khususnya terkait
dinamika dan tantangan industri kelapa sawit. Oleh karena itu, silaturahmi ini menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama,” ujar Regional CEO Minamas
Plantation,” Ondra Utama, Sabtu 4 April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen perusahaan juga memaparkan gambaran umum operasional Minamas di Kalimantan Tengah, termasuk tantangan yang dihadapi serta
berbagai upaya peningkatan kinerja perusahaan.
Minamas menegaskan komitmennya untuk menjalankan praktik pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan beretika, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Sesuai peraturan perundangan yang berlaku bahwa Grup Minamas belum berkewajiban untuk membangun kebun Kemitraan (FPKMS) tetapi melaksanakan Kegiatan Usaha Produktif.
Namun demikian bahwa Minamas telah memfasilitasi Pembangunan Kebun Kemitraan Masyarakat di PT ITH seluas 293 Ha, PT TSA 210 Ha dan PT KLR sedang berproses 300 Ha.
Di samping itu perusahaan juga telah memfasilitasi Kegiatan Usaha Produktif berupa produksi makanan ringan di Desa Amin Jaya, Peternakan di Desa Pantap, Budidaya Ikan di Desa Sahabu, Perkebunan Buah Melon di Desa Batu Manangis dan Peternakan di Desa Sapiri
sedang berproses. Disamping kegiatan tersebut sudah dilaksanakan KUP berupa transport
Sebagai informasi tambahan, Minamas juga mempunyai tanggung jawab perawatan jalan dari Desa 30 Km yakni Pantab menuju Km 115 Sampit-Pangkalan Bun dengan nilai ±Rp.1,9 M/tahun dan Jalan Simpang Dinamika-Sebukat 13 km dengan nilai ±Rp500 juta.
Kedua ruas jalan tersebut
merupakan jalan umum atau jalan kabupaten. Perusahaan senantiasa akan berperan serta memperhatikan kegiatan yang sifatnya dapat meningkatkan ekonomi masyarakat.
Selain melalui program kemitraan pekebun, perusahaan juga secara konsisten menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sejak perusahaan beroperasi.
Program tersebut mencakup dukungan terhadap kegiatan sosial dan
keagamaan, pembangunan infrastruktur desa, penyediaan air bersih, pengembangan pertanian dan perikanan masyarakat, peningatan kualitas pendidikan melalui pelatihan guru
serta sarana & prasarana sekolah, melakukan sosialisasi dan pelatihan penanggulangan kebakakaran hutan dan lahan (Karhutla) bersama stakeholder dan masyarakat, serta berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Seluruh operasional perusahaan, termasuk di Kalimantan Tengah, telah mengantongi sertifikasi ISPO, RSPO, & HACCP. Minamas menempatkan kepentingan sosial, lingkungan,
dan keberlanjutan sebagai prioritas utama. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR),” tambah Ondra.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Minamas Plantation menegaskan komitmennya untuk terus
menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab sekaligus memberikan manfaat
ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat di wilayah operasional perusahaan.(BS-1)












