PULANG PISAU – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pulang Pisau, Hendra, memastikan bahwa proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilaksanakan secara ketat, transparan, dan berbasis meritokrasi.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan terkait perkembangan tahapan seleksi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Senin 6 April 2026.
Hendra menjelaskan, seluruh peserta telah melalui empat tahapan seleksi, yakni administrasi, asesmen kompetensi, penulisan makalah, serta wawancara mendalam.
Menurutnya, setiap tahapan dirancang untuk mengukur kapasitas peserta, baik dari sisi manajerial, teknis, maupun kemampuan dalam merumuskan solusi terhadap persoalan daerah.
“Makalah menjadi salah satu indikator penting untuk melihat gagasan, visi, serta kemampuan peserta dalam menjawab tantangan di OPD yang dilamar,” jelasnya.
Ia menambahkan, saat ini seleksi telah memasuki tahap wawancara yang dilaksanakan pada 6 hingga 9 April 2026, dengan fokus menggali rekam jejak, integritas, dan komitmen peserta.
“Dari seluruh tahapan ini, nantinya akan ditentukan tiga besar untuk masing-masing jabatan, sebelum dipilih satu nama terbaik oleh kepala daerah,” ungkap Hendra.
Ia berharap, hasil seleksi ini mampu melahirkan pejabat yang profesional, inovatif, dan benar-benar memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Pulang Pisau. (denny)












