PULANG PISAU – Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, H. Ahmad Fadli Rahman, menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, sebagai langkah strategis menuju kemandirian fiskal daerah.
Politisi senior PDI Perjuangan itu menilai, kondisi ketergantungan daerah terhadap dana transfer pusat yang masih tinggi harus menjadi perhatian serius, sehingga diperlukan upaya nyata dalam menggali potensi pendapatan daerah secara maksimal.
“Situasi ini memang tidak mudah, tetapi justru menjadi momentum bagi daerah untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber pendapatan yang ada,” ujarnya, Selasa 7 April 2026.
Menurutnya, langkah yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan memperkuat intensifikasi dan ekstensifikasi PAD sudah berada pada jalur yang tepat, terutama dalam memanfaatkan aset daerah dan mengembangkan potensi pajak baru.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak, karena kontribusi tersebut sangat berpengaruh terhadap pembangunan daerah, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik.
Namun demikian, Fadli Rahman mengingatkan agar pemerintah daerah turut memperkuat sistem pendataan dan pengawasan, sehingga potensi pajak yang ada dapat tergali secara optimal tanpa menimbulkan kebocoran.
“Pendataan wajib pajak harus diperkuat, begitu juga pengawasan di lapangan. Ini penting agar potensi yang ada benar-benar bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat, target PAD yang telah ditetapkan dapat tercapai, sekaligus mendorong peningkatan kemandirian fiskal Kabupaten Pulang Pisau di masa mendatang. (denny)












