PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat budaya literasi di kalangan generasi muda terus digencarkan. Salah satunya melalui Roadshow Festival Literasi Harati 2026 yang digelar di Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas (14 April 2026), serta Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya (16/4/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Perpustakaan Harati Hapumpung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah ini merupakan bagian dari peringatan World Book Day dengan tema Connected by Literacy: Building Future-Ready Communities.
Festival ini terselenggara melalui kolaborasi antara Bank Indonesia, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, serta dukungan pemerintah daerah setempat.
Kegiatan tersebut melibatkan pelajar SMA/SMK/MA, guru pendamping, hingga komunitas literasi. Antusiasme peserta tampak sejak awal kegiatan hingga penutupan.
Di Kuala Kurun, acara dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gunung Mas, Richard, yang mewakili bupati setempat. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan zaman.
“Literasi bukan hanya kemampuan membaca, tetapi juga memahami informasi, berpikir kritis, serta mengambil keputusan secara bijak dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu berharap Festival Literasi Harati dapat menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan budaya baca di kalangan generasi muda, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ucapnya, Rabu 22 April 2026.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gunung Mas, Maria Efianti, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Serta menilai, sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia menjadi kunci dalam memperkuat ekosistem literasi.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut, terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan keuangan, perlindungan konsumen, dan kebanksentralan,” tambahnya.
Di Gunung Mas, rangkaian kegiatan diisi dengan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, pengenalan program PeKA (Peduli, Kenali, Adukan), serta talkshow literasi bersama narasumber dari Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan komunitas literasi Hifdzi Library.
Materi yang disampaikan mencakup literasi menulis efektif, pemahaman inflasi, hingga pentingnya perilaku konsumsi yang bijak.
Sementara itu, di Kabupaten Murung Raya, kegiatan diawali dengan pustaka keliling dan edukasi di MAN 1 Murung Raya. Selanjutnya, talkshow literasi digelar dan dibuka oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, dr. Suria Siri, yang mewakili bupati setempat.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Perpustakaan Desa Bahitom yang memaparkan implementasi program inklusi sosial berbasis perpustakaan desa.
Melalui pendekatan komunikatif, peserta diajak memahami berbagai isu ekonomi sehari-hari, seperti inflasi, stabilitas harga, serta pengelolaan keuangan secara sederhana dan aplikatif.
Sebagai tindak lanjut, Bank Indonesia mendorong partisipasi pelajar dalam lomba menulis cerpen bertema Bijak Berbelanja.
Selain itu, akan digelar pula lomba Duta Guru, Duta Milenial, serta cerdas cermat tingkat SMA se-Kalimantan Tengah.
Roadshow Festival Literasi Harati 2026 direncanakan menjangkau empat kabupaten, yakni Pulang Pisau, Gunung Mas, Murung Raya, dan Barito Selatan. Gunung Mas menjadi titik kedua setelah Pulang Pisau dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah bersama Bank Indonesia menegaskan komitmen untuk menjadikan literasi sebagai fondasi pembangunan. Harapannya, generasi muda mampu tumbuh menjadi pribadi yang literat, kreatif, dan siap menghadapi tantangan global. (yud)












