MUARA TEWEH – Personel Ditpolairud Polda Kalteng menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga ekosistem perairan. Melalui Mako Perwakilan Muara Teweh, petugas merangkul masyarakat untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah di pesisir Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Kabupaten Barito Utara, Sabtu 25 April 2026.
Aksi gotong royong ini dipicu oleh keprihatinan atas kebiasaan membuang sampah ke sungai yang masih kerap terjadi. Padahal, DAS Barito merupakan sumber penghidupan utama bagi nelayan lokal dan warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
Pihak Ditpolairud tidak hanya sekadar membersihkan area pesisir, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada warga mengenai bahaya pencemaran lingkungan.
“Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan perlu ditingkatkan lagi. Lingkungan yang kotor tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat,” tegas Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol Dony Eka Putra.
Kombes Pol. Dony Eka Putra menekankan bahwa menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab kolektif.
Berikut adalah poin utama yang disampaikan dalam kegiatan tersebut:
1. Peningkatan Kesadaran, mengubah pola pikir masyarakat agar tidak menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah akhir.
2. Dampak Kesehatan, sampah di perairan dapat memicu berbagai penyakit dan merusak kualitas ikan yang dikonsumsi warga.
3. Gotong Royong, mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui kerja bakti demi kepentingan bersama.
“Kami berharap dengan adanya gotong royong ini, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan. DAS Barito adalah aset kita yang harus dirawat bersama, bukan tempat pembuangan sampah,” pungkasnya.(im/bs)












