PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kalimantan Tengah (Kalteng) berlangsung tanpa aksi demonstrasi. Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengapresiasi sikap buruh yang memilih merayakan May Day secara damai tanpa turun ke jalan.
Pernyataan itu disampaikan Agustiar saat menghadiri peringatan May Day yang digelar Forum Silaturahmi Serikat Buruh/Serikat Pekerja Kalteng di Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat, 1 Mei 2026.
Dalam sambutannya, Agustiar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan buruh. Ia menyebut kebahagiaan buruh menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah.
“Melihat hari ini, kami selaku gubernur pasti memastikan kebahagiaan bapak ibu, karena kebahagiaan kalian adalah kebahagiaan kami selaku gubernur maupun pribadi,” ujarnya.
Ia juga menyinggung praktik demonstrasi di sejumlah daerah lain saat May Day. Menurutnya, kondisi di Kalteng harus tetap dijaga agar kondusif demi mendukung pembangunan.
“Jakarta boleh begini (demo), dunia boleh begini, tapi kita harus rukun, guyub. Kami selaku gubernur pun enak membangun,” katanya.
Agustiar menilai aksi demonstrasi sah dilakukan sepanjang memiliki tujuan yang jelas dan bersifat konstruktif. Namun ia mengingatkan agar aksi tidak dilakukan tanpa arah yang jelas hingga berpotensi memecah belah masyarakat.
“Tapi kalau kita sedikit-sedikit turun ke jalan, terus kalau turun ke jalan enggak jelas juga apa yang dituntut ketika demo,” ucapnya.
“Demo boleh, tapi demo yang membangun, kami selaku gubernur, kami pastikan selalu hadir,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan potensi informasi menyesatkan yang dapat memicu aksi tidak produktif.
“Jangan demo tapi tuntutannya enggak jelas, tujuannya ke mana, hanya untuk memecah belah kita di sini saja. Yang rugi siapa? Ya kita semua, masyarakat Kalteng,” tegasnya.
“Coba para buruh sekalian turun ke jalan bakar-bakar dan sebagainya, banyak partisipasi yang enggak jelas juga karena termakan hoaks saja,” lanjut Agustiar.
Ia mengimbau buruh agar bijak menyikapi informasi dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Harapan saya hal-hal begini harus disikapi bijaksana, jangan sampai terkena hoaks atau demo pesanan. Kita sesuaikan dengan situasi daerah kita saja,” ujarnya.
Peringatan May Day di Kalteng berlangsung sederhana dengan senam bersama, potong tumpeng, pembagian doorprize dan bingkisan, serta hiburan.
(Sya'ban)












