Siaga Karhutla! Kodim 1015 Sampit Gelar Latihan Aplikasi Sistem Blok Terpilih Teritorial Penanggulangan Bencana

UTOMO/BERITA SAMPIT - Latihan Aplikasi Sistem Blok Terpilih Teritorial Penanggulangan Bencana Karhutla oleh Kodim 1015/Sampit, BPBD Kotim dan perusahaan swasta.

SAMPIT – Komando Distrik Militer (Kodim) 1015/Sampit gelar latihan aplikasi sistem blok terpilih teritorial penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Lapangan Panahan yang terletak di kawasan Stadion 29 Nopember Sampit pada Kamis 7 Mei 2026.

Latihan siaga yang digelar turut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten (Kotim), Manggala Agni dan perusahaan perusahaan swasta.

Komandan Kodim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, menjelaskan bahwa pelatihan penanggulangan bencana Karhutla sangat penting, agar pengaplikasian di lapangan teratur dan terkoordinir.

“Dengan cuaca saat ini yang jarang terjadinya hujan, sangat rentan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Oleh sebab itu segala peralatan yang ada harus siap digunakan. Komunikasi antar personel di lapangan juga sangat penting agar tidak terjadinya miskomunikasi,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk sinergitas TNI dengan berbagai pihak dalam menghadapi ancaman bencana alam yang berulang setiap musim kemarau.

“Harapannya, kegiatan ini dapat meningkatkan keterampilan personel di lapangan serta memperkuat koordinasi lintas sektor, sehingga apabila terjadi Karhutla, penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat dan terpadu,” pungkasnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam menyampaikan bahwa bencana seperti Karhutla datang tanpa rencana. Oleh karena itu, kesiapsiagaan sumber daya harus selalu dalam kondisi prima.

“Ini adalah bagian dari proses status siaga bencana karhutla yang di inisiasi oleh Kodim 1015/Sampit. Apa yang kita lakukan hari ini akan kita evaluasi kembali. Bagian mana yang harus kita lengkapi dan kita tingkatkan,” jelasnya.


Multazam menyampaikan bahwa keterlibayan masyarakat dalam menghadapi bencana karhutla juga merupakan bagian penting. Menurutnya, Godzilla El Nino sudah mulai bergerak sejak Mei 2026 dan telah mencapai angka 0,94 IOD, hal tersebut mengisyaratkan peningkatan.

“Kita berharap situasi ini tidak membuat masyarakat panik, melainkan berkolaborasi,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Junjung Tinggi Adat Dayak, PT SEAL Gelar "Nyanggar" di Pelabuhan Luwuk Bunter
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!