KUALA PEMBUANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Kabupaten Seruyan. Naycilla Kanaya Zaharatun Nisa, siswi Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB) di Sekolah Khusus (SKH) Melati Ceria Sampit asal Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, berhasil mengharumkan nama Kalimantan Tengah setelah lolos mewakili provinsi ke tingkat nasional cabang Fashion Show pada Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) 2026.
Keberhasilan Naycilla yang sebelumnya meraih juara pertama tingkat Provinsi Kalimantan Tengah itu mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Seruyan, Subani. Ia menyebut capaian tersebut sebagai prestasi luar biasa yang menjadi kebanggaan masyarakat Seruyan, khususnya warga Desa Selunuk.
“Saya atas nama pribadi dan lembaga DPRD Seruyan mengucapkan selamat kepada ananda Naycilla. Ini prestasi yang sangat membanggakan. Anak desa mampu bersaing hingga tingkat nasional,” ujar Subani, Kamis 14 Mei 2026.
Menurutnya, keberhasilan Naycilla menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk meraih mimpi. Ia menilai anak-anak di daerah, termasuk yang berkebutuhan khusus, memiliki potensi besar apabila mendapat dukungan dan kesempatan yang sama.
“Jangan pernah minder karena berasal dari desa. Naycilla sudah membuktikan bahwa dengan kerja keras dan percaya diri, anak Seruyan bisa tampil di panggung nasional. Pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat tentu siap mendukung penuh,” tegasnya.
Subani juga berpesan agar Naycilla tetap rendah hati, terus berlatih, dan menjaga nama baik Kabupaten Seruyan serta Kalimantan Tengah saat tampil di ajang nasional mendatang. Ia bahkan memastikan siap memberikan dukungan apabila diperlukan demi menunjang perjuangan sang siswi.
“Kami doakan semoga Naycilla bisa tampil maksimal dan membawa prestasi terbaik untuk Kalimantan Tengah. Anak-anak berprestasi seperti ini harus terus kita kawal dan beri semangat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMPLB Sampit, Rina Hadiastuti melalui guru pembimbing, Dwi Maulina Permata Sari mengaku bangga dan terharu atas pencapaian Naycilla yang akrab disapa Cila tersebut. Ia menyebut proses menuju tingkat nasional bukan hal mudah karena membutuhkan latihan, kesabaran, dan semangat yang luar biasa.
“Cila memiliki rasa percaya diri dan kemauan belajar yang sangat besar. Prestasi ini bukan sekadar menjadi juara, tetapi membuktikan bahwa anak-anak down syndrome juga mampu berprestasi dan menunjukkan bakat mereka jika diberikan kesempatan yang tepat,” ungkapnya.
Ia berharap keberhasilan Naycilla dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus lainnya agar terus percaya diri dan berani menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS2N) sendiri merupakan ajang tahunan yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi untuk menjaring talenta siswa di bidang seni dan sastra. Pada cabang Fashion Show, peserta dituntut menampilkan kreativitas dalam mendesain dan memperagakan busana bernuansa kearifan lokal. FLS2N tingkat nasional tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang di Jakarta.
(ASY)












