PULANG PISAU – Padamnya sejumlah lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, dikeluhkan warga karena telah berlangsung lebih dari satu bulan tanpa adanya penanganan yang dinilai maksimal dari pihak terkait.
Kondisi jalan yang gelap pada malam hari membuat masyarakat merasa tidak nyaman saat beraktivitas. Selain mengganggu pengguna jalan, padamnya PJU juga dikhawatirkan meningkatkan risiko kecelakaan maupun tindak kriminalitas di kawasan permukiman warga.
“Sudah cukup lama lampu jalan di beberapa titik padam dan sampai sekarang belum juga diperbaiki,” ujar salah seorang warga Bereng, Sabtu 16 Mei 2026.
Warga menilai kondisi tersebut cukup memprihatinkan mengingat Kelurahan Bereng berada di wilayah perkotaan Kabupaten Pulang Pisau. Mereka berharap pemerintah daerah dapat lebih cepat merespons keluhan masyarakat terkait pelayanan dasar seperti penerangan jalan umum.
Menurut warga, keberadaan PJU sangat penting terutama pada malam hari karena menjadi penunjang keselamatan dan kenyamanan masyarakat. Minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan membuat aktivitas warga menjadi terbatas, khususnya bagi pengendara maupun pejalan kaki.
“Kalau wilayah dalam kota saja bisa gelap berminggu-minggu, masyarakat tentu khawatir kondisi serupa juga terjadi di daerah lain,” katanya.
Masyarakat juga meminta adanya evaluasi terhadap pengelolaan dan pemeliharaan PJU agar kerusakan serupa dapat segera ditangani tanpa harus menunggu keluhan meluas. Selain itu, warga berharap ada keterbukaan informasi terkait tindak lanjut maupun jadwal perbaikan dari instansi teknis terkait.
Hingga kini, warga mengaku masih menunggu langkah konkret pemerintah daerah untuk memperbaiki lampu jalan yang padam tersebut. Mereka berharap penerangan jalan dapat kembali normal sehingga aktivitas masyarakat pada malam hari bisa berlangsung lebih aman dan nyaman. (denny)












