SUKAMARA – Guna mengantisipasi dan mencegah gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), Ditpolairud Polda Kalteng melalui personel Mako Perwakilan Daerah Aliran Sungai (Das) Jelai gencar melaksanakan kegiatan kepolisian secara rutin.
Langkah preventif ini dilakukan dalam bentuk patroli dialogis dan aksi sambang langsung kepada warga yang beraktivitas di sekitar wilayah perairan.
Kepala Mako Perwakilan Jelai, Bripka Subriano, menjelaskan bahwa dinamika sosial masyarakat saat ini sangat dinamis dan memerlukan perhatian bersama.
“Kondisi sosial Indonesia saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti keragaman etnis, agama, dan adat istiadat, serta faktor ekonomi dan politik,” ujar Bripka Subriano.
Oleh karena itu, pihaknya terus meningkatkan intensitas kegiatan sambang, patroli perairan, serta memberikan imbauan dan edukasi terkait larangan melanggar hukum. Upaya ini dilakukan demi memetakan dan mengantisipasi setiap potensi riak yang dapat mengganggu ketenteraman warga.
Terpisah, Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa menciptakan situasi yang aman tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian sendirian.Kondusifitas wilayah hanya akan benar-benar terwujud apabila ada sinergi yang kuat antara Polri, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat.
“Kondusifitas kamtibmas dapat terwujud apabila Polri dan instansi terkait serta keikutsertaan masyarakat bersama-sama dalam mewujudkannya. Mari kita bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas agar aman dan kondusif,” pungkas Kombes Pol Dony Eka Putra, Jumat 5 Juni 2025.
Melalui kegiatan yang konsisten ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap kesadaran hukum masyarakat Das Jelai semakin meningkat, sehingga roda perekonomian dan aktivitas sosial warga di wilayah perairan dapat berjalan dengan aman dan lancar.(im/bs)












