Pemko Siapkan Operasi Pasar Hadapi Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

IST/BERITASAMPIT - Wakil Wali Kota , Achmad Zaini.

– Pemerintah Kota menyiapkan sejumlah langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah yang belakangan sempat menyentuh kisaran Rp18.000 per dolar Amerika Serikat.

Wakil Wali Kota , Achmad Zaini mengatakan pelemahan rupiah merupakan dampak dari dinamika ekonomi global yang berada di luar kendali pemerintah daerah.

“Meski demikian, pemerintah daerah tetap perlu mengambil langkah strategis untuk meminimalkan dampaknya terhadap perekonomian masyarakat,” ucapnya, Selasa 9 Juni 2026.

Fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan mengendalikan inflasi agar tidak memberikan tekanan berlebihan terhadap masyarakat.

“Pelemahan nilai tukar rupiah merupakan faktor eksternal yang tidak dapat kita kendalikan. Namun, dampaknya perlu kita antisipasi, terutama terkait inflasi dan kestabilan harga kebutuhan pokok di daerah,” tambahnya.

Selain itu juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengatur pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi. Dalam hal ini mengingatkan agar belanja maupun investasi dilakukan secara selektif dengan mengutamakan kebutuhan yang benar-benar penting.

“Dalam situasi seperti ini, masyarakat perlu menyesuaikan pengeluaran sesuai kebutuhan. Kita lebih ke arah safety, mengamankan kondisi,” lanjutnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota akan menggelar High Level Meeting (HLM) bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dalam waktu dekat. Pertemuan tersebut bertujuan merumuskan strategi pengendalian inflasi dan menjaga perkembangan harga agar tetap stabil.

“Melalui forum tersebut, TPID Kota akan menyusun berbagai rekomendasi dan langkah teknis untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga barang dan jasa di daerah. Pemerintah juga membuka peluang melakukan intervensi pasar apabila diperlukan,” tuturnya.

Salah satu langkah yang disiapkan adalah pelaksanaan operasi pasar guna memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kota berharap tekanan ekonomi global tidak memberikan dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi daerah dan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.

“Pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah yang diperlukan agar stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Gubernur Kalteng Hadiri Penutupan Turnamen Golf HUT Seruyan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!