Cegah Radikalisme, Ditpolairud Polda Kalteng Warga di DAS

IST/BERITASAMPIT - Personel Ditpolairud Polda Kalteng saat bersosialisasi dengan masyarakat.

KUALA PEMBUANG – Personel Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah perairan sebagai bentuk langkah preventif, personel yang bertugas di Daerah Aliran Sungai (DAS) menggelar kegiatan sambang masyarakat guna memberikan mengenai bahaya terorisme dan paham radikalisme anti pancasila.

Dalam kegiatan tatap muka tersebut, personel Ditpolairud menyampaikan pesan langsung dari Kapolda Kalteng, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, Kapolda menekankan bahwa kesadaran serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Masyarakat diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah penyebaran paham radikalisme di lingkungan masing-masing,” ujar personel Ditpolairud saat menyampaikan pesan Kapolda.

Senada dengan Kapolda, Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, juga menitipkan pesan penting terkait penguatan ideologi bangsa. “Bahwa pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila merupakan landasan kokoh dalam kehidupan bermasyarakat agar tidak mudah terpapar paham ekstrem kanan maupun kiri,” tegasnya, Senin 22 Juni 2026.

Selain memberikan imbauan, di lapangan para personel juga membekali warga dengan materi praktis untuk mengetahui ciri-ciri penyebaran paham radikal, langkah pencegahanyang dapat dilakukan oleh keluarga dan lingkungan RT/RW serta mekanisme pelaporan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar wilayah perairan.

Melalui pendekatan humanis ini, Ditpolairud Polda Kalteng berharap kesadaran kolektif masyarakat di wilayah DAS dapat meningkat tajam. Dengan sinergi yang kuat antara kepolisian dan warga, diharapkan bumi tetap aman, damai, dan bersih dari penyebaran paham radikalisme maupun terorisme.(im/bs)

baca juga ...  Tumbuhkan Minat Baca Sejak Dini, Anak-Anak Antusias Kunjungi Pondok Baca Ditpolairud Polda Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!