PULANG PISAU – Wakil Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Jayadikarta mengajak anak yatim dan penyandang disabilitas untuk tidak menjadikan keterbatasan maupun keadaan hidup sebagai penghalang dalam meraih cita-cita. Menurutnya, kepercayaan diri, semangat belajar, dan keyakinan kepada Tuhan merupakan modal utama untuk menggapai masa depan yang lebih baik.
Wakil Bupati H. Ahmad Jayadikarta, Sabtu 27 Juni 2026, menegaskan bahwa setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di hadapan Allah SWT. Karena itu, anak yatim maupun penyandang disabilitas tidak perlu merasa minder ataupun rendah diri atas kondisi yang dimiliki.
Ia mengatakan bahwa kehidupan memang memberikan tantangan yang berbeda kepada setiap orang. Namun, perbedaan tersebut bukanlah alasan untuk menyerah. Sebaliknya, tantangan harus dijadikan motivasi agar terus berkembang, meningkatkan kemampuan, serta membuktikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu kunci penting dalam mengubah masa depan. Oleh sebab itu, ia mendorong anak-anak agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, membangun karakter yang baik, serta memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri meskipun harus tumbuh tanpa kehadiran orang tua ataupun hidup dengan keterbatasan fisik.
Ahmad Jayadikarta menambahkan bahwa kesuksesan tidak pernah ditentukan oleh latar belakang keluarga maupun kondisi fisik seseorang. Banyak tokoh inspiratif yang mampu mengukir prestasi karena memiliki tekad, kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan kehidupan.
Ia berharap anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Pulang Pisau tetap menjaga kesehatan, semangat belajar, serta terus mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan dukungan keluarga, lingkungan, dan pemerintah, mereka diyakini mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Wakil Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap peduli, menghargai, dan memberikan kesempatan yang setara kepada anak yatim maupun penyandang disabilitas. Menurutnya, lingkungan yang inklusif akan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang percaya diri, produktif, dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Pulang Pisau. (denny)












