SUKAMARA – Puncak peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara dilaksanakan dengan penuh khidmat melalui apel yang digelar di halaman Kantor Bupati Sukamara, Selasa 2 Juli 2026.
Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Edy Pratowo. Selain itu hadir dalam kegiatan itu Bupati Lamandau, Wakil Bupati Kotawaringin Barat, Wakil Kapuas, Asisten I Kapuas, Staf Ahli Barito Selatan, Asisten I Kotawaringin Timur.
Selain itu mendampingi Bupati Sukamara, Masduki serta Forkopimda ikut hadir juga Bupati Sukamara Periode 2018-2023 Windu Subagio, para kepala perangkat daerah, ASN, TNI-Polri, pelajar, serta organisasi kemasyarakatan.
Melalui sambutannya, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran yang dibacakan okeh Edy Pratowo mengucapkan selamat Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara. Serta berharap pembangunan di daerah makin maju dan berdaya saing, dan masyarakat makin sejahtera.
“Di usianya sekarang, tentu sudah ada banyak kemajuan pembangunan, yang diraih berkat kerja sama dan kontribusi semua pihak di Kabupaten Sukamara. Untuk itu, saya memberikan apresiasi kepada para Bupati dan Wakil Bupati serta tokoh pendahulu, DPRD, Forkopimda, ASN, akademisi, perbankan, dunia usaha, rekan media, dan seluruh elemen masyarakat, ” kata Edy Pratowo saat membacakan sambutan Gubernur Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Bupati Sukamara, Masduki, berharap peringatan hari jadi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu membangkitkan semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi diri, meningkatkan profesionalisme, serta terus berinovasi demi kemajuan Kabupaten Sukamara.
“Harapan saya, masyarakat Sukamara lebih semangat dalam mengembangkan potensi diri, meningkatkan profesionalisme, dan memiliki semangat untuk berkembang demi menciptakan Sukamara maju,” ujar Masduki.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Sukamara merupakan momentum untuk mengenang perjalanan panjang daerah sejak berdiri hingga saat ini.
“Selama 24 tahun, berbagai keberhasilan telah diraih, namun masih terdapat sejumlah tantangan yang harus menjadi perhatian bersama seluruh komponen masyarakat,” tukas Masduki. (enn)












