PURUK CAHU – Bupati Murung Raya menyambut baik penyelenggaraan Sinode Umum yang dilaksanakan di Puruk Cahu. Dalam sambutannya pada pembukaan Sinode Umum, Selasa malam 7 Juli 2026, Heriyus menyatakan rasa syukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah agenda tersebut.
“Atas nama pribadi, masyarakat, dan Pemerintah Kabupaten Murung Raya, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh pimpinan Majelis Sinode, unsur resort, serta peserta dari berbagai wilayah di Kalimantan maupun luar Kalimantan,” ujarnya.
Heriyus berharap agar Sinode Umum tidak hanya memperkuat kualitas iman dan pelayanan gereja, tetapi juga menjadi pelopor perdamaian dan toleransi, demi menjaga Kalimantan sebagai rumah yang aman dan damai bagi semua.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan masyarakat Murung Raya yang telah bergotong royong dalam menyukseskan kegiatan ini.
Pada kesempatan tersebut, Heriyus menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tiga fokus pembangunan yang telah dirintis dan diteruskan oleh mantan Bupati, yakni mengatasi keterisolasian, kebodohan, dan kemiskinan.
“Kami berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, agar mereka tidak hanya menjadi penonton di tengah melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki,” katanya.
Menurut Heriyus, GKE selama ini telah berkontribusi signifikan dalam pembinaan mental dan spiritual, pendidikan, pelayanan sosial, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Murung Raya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, melalui Wakil Gubernur, menegaskan bahwa GKE merupakan bagian integral dari sejarah dan kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah, dengan peran penting dalam bidang pendidikan, pelayanan sosial, pembinaan generasi muda, dan penguatan kerukunan.
Menurutnya, Sinode Umum XXV GKE merupakan forum krusial untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat peran gereja dalam merespons berbagai tantangan masyarakat.
Ketua Panitia Sinode Umum XXV GKE Tahun 2026, Perdie M. Yoseph mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi forum evaluasi pelayanan GKE periode 2021–2026, sekaligus pengambilan keputusan strategis, penyusunan arah pelayanan untuk lima tahun ke depan, serta pemilihan kepengurusan baru.
Ia menambahkan, Sinode Umum yang berlangsung hingga 11 Juli 2026 tersebut diikuti oleh lebih dari 1.100 peserta dari seluruh provinsi di Kalimantan serta DKI Jakarta. (lulus)












