BIO, Bandar Narkoba yang Diduga Jadi Otak Penyerangan Tiga Polisi di Ditangkap di Kaltim

IST/BERITASAMPIT - Bio, terduga bandar narkoba di Tumbang Kelemei kini diamankan.

BIO, terduga bandar narkoba yang diduga menjadi otak penyerangan terhadap tiga personel Satresnarkoba Polres saat operasi penangkapan narkoba di Tumbang Kelemei, ditangkap di Kalimantan Timur.

Kapolres , AKBP Dodik Hartono, membenarkan penangkapan tersebut.

Menurutnya, BIO diamankan tim gabungan Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

“Benar,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media melalui WhatsApp, Jumat, 10 Juli 2026.

Dodik mengatakan, dalam operasi tersebut petugas tidak hanya menangkap BIO, tetapi juga mengamankan dua orang lainnya, yakni Perie dan Ramblan alias Busu.

“Benar,” jawabnya saat dikonfirmasi mengenai penangkapan ketiganya.

Sebelumnya, kepolisian telah mengamankan lima terduga pelaku berinisial R, S alias A, N, Y, dan L. Dua nama terakhir ditangkap pada Rabu, 8 Juli 2026.

Dengan penangkapan BIO, Perie, dan Ramblan alias Busu, total delapan orang telah diamankan dalam pengungkapan kasus penyerangan terhadap personel Satresnarkoba Polres .

Ketiganya selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.

itu bermula saat personel Satresnarkoba Polres menggerebek seorang terduga bandar narkoba di Tumbang Kelemei, Kecamatan Tengah, Kamis dini hari, 2 Juli 2026.

Dalam operasi tersebut, petugas sempat mengamankan BIO. Namun, keluarga dan kelompok yang diduga terkait dengannya melakukan perlawanan hingga berhasil membebaskannya.

Akibat penyerangan tersebut, Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra gugur setelah mengalami luka bacok di bagian kepala.

Sementara Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana dan Ipda Anumerta Sumariyanto sempat dinyatakan hilang setelah berupaya menyelamatkan diri ke kawasan hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Briptu Anumerta Nopandri ditemukan meninggal dunia di Sungai , Tumbang Lahang, Kabupaten , pada Sabtu, 4 Juli 2026.

Sehari kemudian, Ipda Anumerta Sumariyanto ditemukan meninggal dunia di DAS , wilayah Rantau Asem, Kecamatan Tengah.

(Sya'ban)

baca juga ...  Stranas PK Minta Pemda Kalteng Optimalkan Fitur e-BUMD untuk Cek Perusahaan Sehat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!