PALANGKA RAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah selama satu pekan ke depan didominasi cerah berawan hingga berawan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra mengatakan kondisi atmosfer dan labilitas udara saat ini relatif stabil sehingga potensi pembentukan awan hujan cukup rendah.
“Kelembapan udara juga relatif rendah atau cenderung kering. Kondisi ini menyebabkan proses pertumbuhan awan hujan di wilayah Kalimantan Tengah menjadi lebih sedikit,” ucapnya, Jumat 10 Juli 2026.
Berdasarkan kondisi tersebut, cuaca selama sepekan mendatang diprakirakan cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah. Suhu udara maksimum tercatat berkisar antara 33 hingga 35 derajat Celsius.
“Terkait kualitas udara, Chandra menjelaskan hasil pemantauan konsentrasi partikulat PM2.5 secara umum masih berada dalam kategori baik. Namun, kualitas udara di Kota Palangka Raya sempat berada pada kategori sedang pada pagi hari sekitar pukul 06.00–07.00 WIB,” tambahnya.
Perubahan kualitas udara memiliki keterkaitan dengan kejadian kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, BMKG terus melakukan pemantauan melalui data titik panas atau hotspot yang terdeteksi satelit.
“Data hotspot menjadi salah satu indikator awal adanya potensi kebakaran hutan dan lahan. Informasi tersebut terus kami sampaikan kepada instansi terkait untuk mendukung langkah antisipasi,” lanjutnya.
Berdasarkan informasi daerah rawan yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sejumlah wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla antara lain Kabupaten Kapuas, Pulang Pisau, dan kawasan sekitarnya.
“BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan informasi cuaca dan kualitas udara terkini, menghindari aktivitas pembakaran lahan, serta menjaga kesehatan di tengah kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering,” ungkapnya. (yud)












