Hasil Sensus Ekonomi Jadi Acuan Pengembangan UMKM-Penyerapan Tenaga Kerja di Kotim

NARDI/BERITASAMPIT - Wabup Kotim menerima kunjungan BPS untuk sensus ekonomi 2026.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) menilai hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi pijakan penting dalam menyusun berbagai kebijakan ekonomi, termasuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta peningkatan kesempatan kerja.

Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, melalui sensus tersebut pemerintah akan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah beserta sektor-sektor yang memiliki potensi untuk dikembangkan.

“Dari data yang diperoleh nanti kita bisa melihat sektor ekonomi yang membutuhkan perhatian lebih, termasuk pengembangan UMKM dan penyerapan tenaga kerja,” ujarnya yang juga telah menerima kunjungan tim BPS Kotim, Minggu 12 Juli 2026.

Ia menjelaskan, data yang terkumpul akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran. 

Selain dimanfaatkan pemerintah daerah, hasil sensus juga menjadi rujukan pemerintah pusat dalam menentukan prioritas pembangunan di setiap wilayah.

Karena itu, Irawati berharap seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM, koperasi hingga perusahaan, bersikap terbuka saat didatangi petugas sensus.

Menurutnya, kualitas data sangat bergantung pada kejujuran responden dalam memberikan informasi mengenai kegiatan usahanya.

“Semakin akurat data yang diberikan masyarakat, semakin tepat pula kebijakan yang dapat disusun pemerintah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ia optimistis Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi instrumen penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan, sehingga program yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Kotim. (nardi)

baca juga ...  Taman Mentaya Park Siap Dibangun, Hadirkan Ruang Publik Kreatif di Jantung Kota Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!