Kotim Targetkan Predikat Sangat Inovatif pada Indeks Inovasi Daerah 2026

NARDI/BERITASAMPIT - kegiatan Sosialisasi Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026.

SAMPIT (Kotim) menargetkan peningkatan predikat dari Inovatif menjadi Sangat Inovatif pada penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026. Target tersebut menjadi salah satu fokus dalam kegiatan Sosialisasi Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026 serta Asistensi Pelaporan Inovasi Daerah yang digelar di Sampit, Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kotim, Ekawardhana yang menegaskan bahwa inovasi kini telah menjadi kebutuhan dalam penyelenggaraan untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, tata kelola , dan daya saing daerah.

“Inovasi bukan lagi menjadi pilihan, melainkan telah menjadi kebutuhan dalam . Tantangan pembangunan yang semakin kompleks menuntut pemerintah daerah mampu menghadirkan terobosan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata .

Ia menjelaskan, hingga tahun 2025 telah memiliki 109 inovasi yang dikembangkan oleh perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan.

Capaian tersebut turut mengantarkan Kotim mempertahankan predikat Inovatif secara konsisten dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah sejak tahun 2021 hingga 2025.

Meski demikian, menurutnya masih terdapat sejumlah tantangan, terutama dalam aspek dokumentasi dan pelaporan inovasi.

Tidak seluruh inovasi yang telah diterapkan terdokumentasi secara optimal, padahal kelengkapan bukti pendukung dan evaluasi menjadi bagian penting dalam penilaian sehingga manfaat inovasi dapat diukur secara jelas.

Karena itu, meminta seluruh peserta memanfaatkan kegiatan sosialisasi dan asistensi tersebut untuk memperkuat pemahaman mengenai mekanisme pelaporan inovasi.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah aktif berkonsultasi agar setiap inovasi memenuhi indikator penilaian yang telah ditetapkan.

Pelaporan inovasi daerah bukan sekadar mengejar nilai Indeks Inovasi Daerah atau penghargaan Innovative Government Award, tetapi menjadi sarana mendokumentasikan praktik baik sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan daerah.

juga mengimbau seluruh kepala perangkat daerah memberikan dukungan penuh kepada inovator, operator, dan penanggung jawab inovasi agar proses pelaporan berjalan tepat waktu dengan data yang berkualitas.

“Kita optimistis, melalui komitmen dan kolaborasi seluruh perangkat daerah, Kabupaten Kotim mampu meningkatkan kualitas inovasi serta meraih hasil yang lebih baik pada penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2026,” pungkasnya. (Nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Turun Tangan, Sengketa Lahan PT BSP Masuk Tahap Verifikasi Dokumen dan Cek Lapangan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!