PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Junaidi, meminta seluruh fasilitas kesehatan di wilayah setempat untuk meningkatkan kesiagaan dalam mengantisipasi potensi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Hal ini disampaikan Junaidi menyusul kondisi kabut asap karhutla yang mulai melanda Kota Palangka Raya dalam kurun waktu dua hari terakhir.
“Kita susah merasa ini (kabut asap) sudah berjalan kurang lebih dua hari, asap mulai tebal di Kota Palangka Raya,” ujar Junaidi, Kamis, 30 Juli 2026.
Melihat kondisi tersebut, ia mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Dinas Kesehatan, serta dinas kesehatan di seluruh kabupaten/kota, untuk segera mengambil langkah-langkah taktis dalam menanggulangi dampak kesehatan akibat kabut asap.
Junaidi menekankan agar posko kesehatan, puskesmas, hingga rumah sakit di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota wajib bersiap diri dan siaga penuh menghadapi kemungkinan buruk yang dapat terjadi.
“Oleh karena itu puskemsmas, rumah sakit provinsi, kabupaten dan kota sudah wajib standby mulai mempersiapkan diri. Bahwa tidak menutup kemungkinan akan terjadi lonjakan Ispa di Kalteng,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar Pemerintah Provinsi Kalteng tidak hanya menyiagakan tim medis di lingkup rumah sakit provinsi saja, melainkan memperkuat koordinasi dan kesiapan layanan kesehatan secara merata di seluruh wilayah Kalteng.
(Syauqi)












