Wali Kota Minta Sekolah Batasi Aktivitas Luar Ruangan

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Wali Kota , Fairid Naparin.

– Wali Kota , Fairid Naparin, mengimbau seluruh sekolah mengurangi aktivitas di luar ruangan guna mengantisipasi dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Selain itu, ia juga meminta sekolah mengimbau siswa menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan asap.

“Kami juga meminta sekolah mengurangi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, penggunaan masker terus kami sosialisasikan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, , Kamis, 30 Juli 2026.

Fairid mengatakan, Pemerintah Kota telah menerbitkan surat edaran sebagai pedoman bagi sekolah dalam mengambil kebijakan selama musim Karhutla.

“Kami sudah mengeluarkan surat edaran. Pelaksanaan kebijakan diserahkan kepada kepala sekolah berdasarkan kondisi di wilayah masing-masing,” katanya.

Menurutnya, surat edaran tersebut telah disampaikan Kepala Dinas Pendidikan kepada seluruh kepala sekolah di Kota .

Ia menambahkan, kepala sekolah telah dibekali sejumlah indikator untuk memantau perkembangan kondisi di lingkungan sekolah sebelum mengambil keputusan.

“Kami sudah memberikan sejumlah indikator kepada kepala sekolah. Mereka harus melihat dan memantau indikator tersebut setiap saat. Mereka harus peka dan terus memantau perkembangan situasi,” tegasnya.

Fairid menilai keputusan meliburkan sekolah harus mempertimbangkan berbagai aspek karena berdampak pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Keputusan meliburkan sekolah atau tidak memiliki dampak yang cukup luas. Misalnya, ketika sekolah diliburkan, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis juga perlu dipertimbangkan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan keselamatan peserta didik tetap menjadi prioritas. Karena itu, kepala sekolah diminta segera mengambil keputusan apabila kondisi asap membahayakan.

“Apabila kondisi menimbulkan risiko dan membahayakan, kepala sekolah harus segera mengambil keputusan,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Fairid: Belum Ada Lonjakan Kasus ISPA Akibat Karhutla di Palangka Raya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!