Bupati Kobar Tingkatkan Status Penanganan Karhutla Menjadi Tanggap Darurat

IST/BERITASAMPIT - Tangkapan layar Karhutla di Kobar.

PANGKALAN BUN – Akibat musim kemarau panjang dan terjadinya peningkatan titik panas akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bupati Kabupaten Barat (Kobar), Hj Nurhidayah, bakalan meningkatkan status penanganan menjadi tanggap darurat. Hal tersebut disampaikan Bupati, Sabtu 8 Agustus 2026.

Bupati menyampaikan peningkatan titik panas dimulai sejak bulan Juli 2026, dan puncaknya pun terjadi pada bulan Agustus ini, hampir tiap hari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kobar bersama tim gabungan lainnya berupaya melakukan pemadaman agar Karhutla tidak meluas.

“Peningkatan titik panas pun telah ibu sampaikan kepada bapak Gubernur Kalteng, beliau sebagai penanggung jawab wilayah , sehingga peningkatan titik panas yang terjadi di wilayah Barat terus dilaporkan dan kami berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi, jika sebelumnya status masih siaga, karena peningkatan kasus maka ditinggatkan menjadi tanggap darurat, peningkatan status penanganan pun berkaitan dengan anggaran yang tersedia, untuk itu hingga saat ini semuanya bergerak bahu membahu dalam penanganan dilapangan,” ujarnya.

Bupati menyampaikan juga bahwa dirinya sampai terjun langsung mendekat titik api yang yang terjadi di wilayah Kumai, dimana lanjut Bupati, untuk penanganan di lapangan, pemerintah daerah pun mengerahkan kekuatan yang tingkat lini paling bawah dengan melibatkan MPA (Masyarakat Peduli Api) yang telah terbentuk disetiap daerah.

Bupati juga mengharapkan seluruh perangkat , kelurahan dan Kecamatan, untuk memberikan dan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak melakukan pembakaran pada saat akan membuka lahan, karena melakukan pembakaran sudah jelas ada sanksi berat.

“Agustus ini puncak musim kemarau, selain terjadinya kekeringan juga cuaca panas ektream memicu munculnya titik api, kita berupaya keras agar tidak terjadi kabut asap seperti pada tahun 2019 lalu, kabut asap bukan saja menggali tapi juga akan melumpuhkan perekonomian kita, untuk itu bunda mengajak masyarakat Kobar stop membakar, jaga kampung masing masing agar terhindar dari karhutla, ” ungkap Bupati Kobar Hj Nurhidayah. (man)

baca juga ...  Patroli dan Penyuluhan untuk Cegah Praktek Destructive Fishing
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!