SPBU Kalteng Dipadati Antrean, Gubernur Agustiar: BBM Bukan Langka

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Gubernur , Agustiar Sabran, saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kalteng, , Senin, 17 Agustus 2026.

– Antrean kendaraan mulai mengular di sejumlah SPBU di (Kalteng), termasuk di Kota dan Kabupaten Timur.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengatakan pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memastikan kondisi ketersediaan BBM di wilayah tersebut.

Agustiar mengaku telah menghubungi Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan dan Sales Area Manager Retail Pertamina Kalteng terkait kondisi antrean tersebut.

Hasil koordinasi tersebut, menurut Agustiar, menunjukkan bahwa BBM di Kalteng bukan mengalami kelangkaan.

“BBM ini bukan langka, kami sudah hubungi EGM PT Pertamina Kalimantan, dan sudah panggil Sales Manajer Kalteng,” kata Agustiar saat ditemui di Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 17 Agustus 2026.

Agustiar menjelaskan antrean terjadi karena adanya peralihan sebagian konsumen dari Pertamax ke Pertalite setelah harga Pertamax mencapai Rp16.650 per liter.

“Ini masalah harga Pertalite dan Pertamax itu beda harga kurang lebih Rp6.000, nah ini jadi masalah,” jelasnya.

Menurutnya, selisih harga tersebut membuat permintaan terhadap Pertalite meningkat dan berdampak pada antrean di sejumlah SPBU.

Agustiar mengingatkan masyarakat tidak menimbun BBM. Pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Kapolda Kalteng dan pihak terkait untuk mengantisipasinya.

“Tapi kita sudah sampaikan dengan Pak Kapolda, pihak terkait, dan masyarakat luas, ayo, jangan sampai menimbun,” tegasnya.

Ia meminta masyarakat melaporkan jika menemukan dugaan penimbunan BBM. Pemerintah, kata Agustiar, akan memberikan penghargaan bagi masyarakat yang memberikan informasi tersebut.

“Kalau ada penimbun ini lapor ke kami ya, kami akan beri bonus Rp8,1 juta sesuai dengan HUT ke-81 RI ini,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Aisyah Thisia Agustiar Sabran Sebut Wastra Kalteng Siap Tembus Panggung Internasional
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!