SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun mengingatkan pemerintah jangan sampai proyek ruang terbuka hijau (RTH) Jogging tack di Jalan Pramuka Sampit terbengkalai.
“Proyek tersebut hingga kini tidak ada yang menggunakan dan sudah semakin banyak tertutup semak apakah akan terbengkalai,” kata Rimbun, Selasa 2 April 2024.
Untuk itu dirinya menegaskan agar jangan sampai ada proyek yang terbengkalai dan tidak bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Jangan sampai ini jadi proyek yang terbengkalai dan tidak fungsional karena setiap kali melintas seperti tidak ada orang yang memanfaatkannya,” pungkasnya.
Terlihat bahwa proyek yang menelan anggaran Ro1,4 miliar itu berada di belakang kantor Pemkab Kotim sehingga masyarakat sungkan untuk masuk dan melakukan jogging di RTH tersebut ditambah lagi area sudah mulai ditutupi semak-semak seperti tidak terawat.
Diketahui pembangunan taman atau RTH itu bersamaan dengan dua RTH lainnya yaitu berada di Jalan Cristopel Mihing Dengan nilai Rp1,5 Miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Prima Hasta Mandiri dikerjakan Sejak 26 September 2022 lalu.
RTH di Jalan Tidar senilai Rp1,8 Miliar lebih, yang dikerjakan oleh CV Angkasa Karya sebagai kontraktor yang dikerjakan sejak 7 Oktober sampai 26 Desember 2022.
dan RTH di Jalan Pramuka lingkungan Pemda tersebut senilai Rp1,4 Miliar lebih yang dikerjakan oleh CV Borneo Putra Mentaya sebagai pelaksana dan dikerjakan sejak 7 Oktober sampai 25 Desember 2022. Ketiga proyek RTH tersebut nilai totalnya mencapai Rp4,7 Miliar lebih dari Dana APBD Kotim tahun 2022. (Nardi)











