PALANGKA RAYA – Hujan yang sempat mengguyur Kota Palangka Raya membawa perubahan pada kondisi lingkungan. Kabut asap yang sebelumnya menyelimuti sejumlah wilayah mulai terlihat berkurang, sehingga suasana terasa lebih sejuk dan udara lebih segar.
Kondisi tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat setelah beberapa waktu terakhir harus beraktivitas di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berkurangnya kabut asap juga membuat suasana di sejumlah kawasan permukiman terlihat lebih jelas. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk memperhatikan kondisi kualitas udara dan menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.
Salah seorang warga Palangka Raya, Putri, mengatakan hujan yang turun membuat kondisi udara terasa lebih nyaman dibandingkan sebelumnya.
“Setelah hujan, udara terasa lebih segar dan kabut asap juga sedikit berkurang. Mudah-mudahan hujan bisa kembali turun sehingga kondisi udara semakin membaik,” ucapnya, Rabu 28 Oktober 2026.
Selain itu berharap kondisi cuaca yang lebih baik dapat bertahan, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih nyaman tanpa terlalu terganggu oleh kabut asap.
“Meski hujan telah membantu memperbaiki kondisi lingkungan, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi karhutla selama titik api masih ditemukan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah,” ungkapnya. (yud)











