Warga Keluhkan Bunyi Audio Walet di Baru

BUNTOK – Menjamurnya bangunan sarang burung walet di Kota Buntok, Kabupaten (Barsel), dan sekitarnya sangat menjanjikan sekali untuk meningkatan taraf ekonomi bagi pengusaha sarang walet itu sendiri.

Namun, sarang burung walet yang dikembangkan oleh pengusaha sarang walet tersebut tidak sedikit juga menuai protes warga, seperti di Baru, Kecamatan Dusun Selatan (Dusel). Pasalnya, kerasnya audio panggil burung walet tersebut sangat mengganggu kenyamanan lingkungan warga sekitar.

Kepada wartawan beritasampit.co.id, Ade (42), warga RT 06 RW II Baru mengatakan, seharusnya bila menghidupkan audio panggil burung walet cukup dari pagi hari hingga menjelang senja tidak perlu hingga malam hari.

“Bahkan ada yang full 24 jam, menghidupkan audio panggil burung walet dan sangat keras. Wajarlah, bila warga sekitar protes karena merasa sangat terganggu dan merasa tidak nyaman,” katanya, Rabu (9/1/2019).

Menurut Ade, membangun sarang walet yang utama meminta izin kepada warga sekitar, jarak bangunan harus 100 meter jauh dari pemukiman padat penduduk serta memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Sehingga, warga sekitar tidak akan merasa terganggu akan audio panggil burung walet itu serta untuk mengantisipasi virus-virus penyakit yang mungkin saja diakibatkan dari sarang walet tersebut,” jelasnya.

(dy/beritasampit.co.id)

Editor : Irfan

baca juga ...  BOSF Kembali Lepasliarkan 6 Orangutan ke TNBBBR Katingan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!