“Sepintar-pintarnya kamu menutupi perilaku burukmu. Tiba waktunya, pasti terbongkar juga. Kamu camkan pesan itu!!…
Oleh: ALFRID UGA GARA, SE
TERUNTUK kaMu. Yaa kamu, kamu dan kamu. Siapa lagi kalau bukan kamu, kamu.
Kamu yang sedang memegang tampuk kekuasaan atau kamu calon pemegang kekuasaan.
Jika kamu telah dipermalukan oleh hukum. Jangan pula kamu salahkan hukum.
Karena diwaktu itu hukum sudah mengingatkanmu. Ketika kamu mengucapkan sumpah janji jabatan.
Lalu jangan pula kamu menyalahkan keadaannya yang buruk. “Buruk muka kaca dibelah”. Kamu yang salah, orang lain yang disalahkan.
Seperti kamu menyalahkan kami. Ketika kami menuliskan tentang keburukanmu. Karena kealpaan akan sumpah janjimu.
Bukan kah Kamu pernah mendengar pesan dari pepatah kuno ini. “Sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga”.
Sepintar-pintarnya kamu menutupi perilaku burukmu. Tiba waktunya, pasti terbongkar juga. Kamu camkan pesan itu!! (*)
Penulis adalah wartawan beritasampit.co.id yang tinggal di Palangka Raya.












