Editor : Maulana Kawit
SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen untuk menjamin masyarakat agar dapat menikmati pelayanan secara gratis yaitu mengelontorkan anggaran yang tidak sedikit untuk BPJS ketenagakerjaan, salah satunya untuk para honorer dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Sukamara.
Bupati sukamara H Windu Subagio mengatakan pemerintah telah berkomitmen untuk memberikan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan terhadap masyarakat salah satu dengan mengintensifkan layanan BPJS bagi masyarakat bahkan terhadap para pegawai non ASN.
“Pemerintah telah menyiapkan Rp 10 miliar pada 2019 untuk PBI yang digunakan membayar iuran BPJS Kesehatan dan ketenaga kerjaan terutama bagi masyarakat kurang mampu, dan juga pegawai non ASN,” kata Windu, Rabu (27/3/2019).
Menurutnya, adanya keinginan kuat dari pemerintah untuk melindungi masyarakat, selain anggaran yang disediakan, MoU dengan BPJS juga dilakukan, sehingga berbagai pelayanan bisa lebih baik dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Windu juga mengharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Sukamara yang kurang mampu agar mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan.
“Karena ini merupakan instrumen jaminan sosial yang diperlukan oleh masyarakat, terutama untuk jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, pensiun dan kematian,” tukas Windu.
(enn/beritasampit.co.id)












