‘Rebut Takdir' Pengusaha Tenda Asal Telangkah Dipastikan Duduk di Parlemen

KASONGAN – Proses panjang pemilihan umum legaslatif akhirnya menemui titik terang usai berakhirnya pleno rekapitulasi perhitungan hasil suara tingkat Kabupaten . Selasa, 29/04/2019.

Perebutan kursi panas dapil 1 dari 134 caleg akhirnya menyisakan 10 orang perwakilan menuju parlemen. Menariknya di tahun ini wajah-wajah baru berhasil di kursi wakil rakyat ini.

Penguasaha tenda asal Telangkah Amirun, politisi asal PDIP ini salah satunya dipastikan duduk di perlemen (DPRD), meski sebelumnya Amirun sempat tidak digadang-gadang masuk perlemen hal ini mengiat sengitnya pertarungan di zona neraka (istilah Dapil 1) yang meliputi Kecamatan Hilir, Tewang Sangalang Garing dan Pulau Malan.

Meski demikian, siapa sangka Pengusaha muda ini membuktikan dirinya layak untuk dipilih setelah mengungguli rival partai dan caleg lainnya.

Dibalik suksesnya menaklukkan kompetisi pemilu 2019 ternyata ada cerita menarik dari sosok Amirun, hal ini terungkap usai beritasampit.co.id belum lama ini berbincang di lokasi rekapitulasi Tingkat Kabupaten.

“Capaian hasil ini sebenarnya sebagai pembuktian bahwa kerja keras akan membuahkan hasil yang baik,” terang pengurus Karang Taruna Kabupaten ini.

Selain itu, keberhasilan Amirun yang bakal menjadi salah satu anggota . Ternyata ingin mematahkan mitos di dalam keluarga bahwa kegagalan dalam dunia .

“Keluarga saya kebanyakan memilih menjadi pengusaha, bahkan waktu itu saya sempat berkumpul dengan keluarga kenapa semua keluarga kami belum ada yang sukses mengabdi di . Ada keluarga saya gagal PNS, gagal jadi Polri. Nah ini mitos yang harus saya lawan dan alhamdulillah semua dimudahkan jalannya,” jelas Amirun.

Dirinya juga berharap saran dan kritikan terus diingkatkan kepada dirinya ketika telah mengemban amanah menjadi Wakil Rakyat.

baca juga ...  Remisi Napi Koruptor Tidak Mendidik

“Saya berharap kita semua bisa saling mengiatkan, sebab membangun butuh semua pihak,” tutupnya.

(Lna.Beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!