Jelang Konferensi PWI Kotim Ini Pesan Ketua PWI Priode 2010-2013

SAMPIT-Sehari menjelang pelaksaan Konferensi PWI Kabupaten (Kotim) yang dilaksanakan di kota Sampit, terdapat tiga calon yang namanya mencuat dalam bursa pencalonan. Mereka adalah Andry Risky Agustian (incamben/Borneonews), Wijaya (Palangka Pos), dan Agus Jaka Purnama (Radar Sampit).

Melihat nama-nama calon nakhoda PWI Kotim ini, Ketua PWI priode 2010-2013, Abdul Hafid mengatakan, para calon ketua ini merupakan wartawan yang sudah mumpuni dan produktif di medianya masing-masing.

Dirinya meyakini ketiga calon adalah figur-figur yang tepat untuk memimpin organisasi
profesi ini kedepannya.

Menurut Hafid, konferensi PWI bukan hanya untuk memilih pemimpin PWI periode mendatang, namun juga untuk mengevaluasi program dan kinerja pengurus PWI sebelumnya.

“Konferensi hendaknya menjadi bahan evaluasi program dan kinerja pengurus PWI
sebelumnya. Sebab arah dan tujuan organisasi PWI tidak bisa lepas dari profesionalisme dan integritas,” pintanya.

Mencermati tema yang diusung pada konferensi PWI Kotim tahun ini, yakni Tingkatkan Profesionalitas Dalam Mengawal Pembangunan Dan Kehidupan Berdemokrasi, pria yang kini menjabat sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalteng ini mengatakan, salah satu
tantangan adalah aspek profesionalisme dan integritas sangat diutamakan dalam
menjalankan roda kepemimpinan organisasi profesi seperti PWI.

Sebab saat ini wartawan harus bersaing dengan gencarnya media sosial, kemajuan
teknologi, perkembangan ekonomi dan yang semakin masif. Hal ini menuntut wartawan harus peka. Untuk itu PWI harus selalu melakukan pembinaan, terutama terhadap anggotanya.

Sebagai wartawan senior, dirinya berpesan, siapapun yang terpilih nantinya agar dapat
membangun sebuah sistem, meningkatkan mutu keanggotaan dan tidak menjadi Pwi sebagai wadah bagi wartawan untuk bermalas-malas diri.

‘Saat banyak media yang di kesulitan mencari wartawan yang mumpuni. Banyak yang ingin jadi wartawan, tapi mencari yang professional dan berintegritas bukanlah hal yang mudah,” ungkapnya.

baca juga ...  Mayat Tanpa Busana Diduga Sudah Lama Meninggal

Hafid berharap, ketua PWI Kotim terpilih dapat merangkul semua media untuk menjaring serta memberikan pelatihan dan pembinaan kepada anggota.

Selain pembinaan dan pelatihan, peningkatan kompetensi wartawan hendaknya dijadikan agenda yang selalu dilaksanakan oleh pengurus baru nantinya.

Mengenai masa jabatan ketua PWI, Hafid menerangkan, bahwa setiap anggota PWI tingkat kabupaten diperkenankan memimpin untuk dua periode. Hal ini diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PWI. Sedangkan untuk tingkat provinsi dan pusat, masa jabatan ketua masa jabatannya mencapai lima tahun.

“Selamat melaksanakan konferensi untuk PWI Kotim. Jaga kebersamaan dan profesional,”ujarnya

(Jun/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!