SUKAMARA – Kepala Bidang Peternakan, Dinas Ketahananan Pangan dan Pertanian Sukamara, Syamsir Hidayat mengatakan penyakit leher melintir (tetelo) atau ND sangat merugikan peternak, karena itu pihaknya akan melakukan vaksinasi untuk mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus kerana penyakit ini sering terjadi dan tidak mengenal musim.
“Perlu adanya upaya pencegahan dengan vaksinasi yang benar dan tepat sehingga akan tersedia ternak yang sehat dan meningkatkan produksi dan produktivitas ternak di Kabupaten Sukamara,” ujar Syamsir, Kamis (3/1/2019). Syamsir menjelaskan pada 2018 lalu target vaksinasi ND/tetelo pada ayam dan itik di Kabupaten Sukamara sebanyak 3.000 ekor, namun dengan banyaknya permintaan peternak untuk memvaksinkan akhirnya terealisasi hingga 5.000 ekor.
Dengan rincian Kecamatan Sukamara sebanyak 3.753 ekor, Kecamatan Jelai sebanyak 270 ekor, Kecamatan Pantai Lunci sebanyak 683 ekor dan Kecamatan Balai Riam sebanyak 294 ekor. “Hal ini menunjukkan semakin tingginya kesadaran peternak unggas tentang arti penting kesehatan hewan,” ucap Syamsir.
(enn/beritasampit.co.id)












