Editor: Irfan
PALANGKA RAYA – Menjelang prakualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2019, para atlet Provinsi Kalimantan Tengah dalam waktu dekat akan melakukan pelatihan daerah (pelatda).
Pelatda tersebut akan dilaksanakan setelah dana hiibah dari Pemerintah Provinsi Kalteng dicairkan.
“Kita masih menunggu kucuran dana hibah dari pemerintah daerah (Pemrov) untuk Pelatda Cabang Olahraga, dan usulan yang kita ajukan sebesar Rp17 Milyar,tapi mungkin anggaran yang dikeluarkan tidak sebesar itu,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalteng Falery Tuwan kepada beritasampit.co.id di ruang kerjanya, Rabu (6/2/2019).
Lanjut Falery, dalam pelatda Pra-PON nanti pihaknya akan melibatkan Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kalteng untuk mengelola dana hibah tersebut.
“Karena yang paham betul dengan masalah teknis dan pembinaan atlet adalah mereka,” Jelas Falery.
Terkait alokasi dana hibah tersebut, nantinya sebagian besar akan diprioritaskan pada cabang olahraga unggulan seperti dayung, gulat dan panah. Meski demikian pihaknya juga tetap akan mempriotaskan cabang olahraga yang selama ini mampu mendulang emas untuk Kalteng seperti Cabor Atletik.
Falery berpesan agar para atlet jangan berkecil hati dengan dana yang minim, justru para atlit harus lebih kreatif dan terus berlatih agar nantinya ada pihak ketiga atau sponsor yang melirik.
(aul/beritasampit.co.id)












