Editor: A Uga Gara
SAMPIT —Adab seorang menantu bernama Bayu Asmara (24), warga Desa Pemantang, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak patut ditiru. Karena kelakukannya sangat kurang ajar.
Dalih mabuk, dia tega memukul mertua bernama Sunarto Samin (50) dan istrinya sendiri bernama Rusiani. Sungguh ironis, sang mertua tidak saja digebukin dengan tangan kosong, tetapi juga menggunakan kayu balok ulin hingga korban babak belur dan jatuh pingsan tak sadarkan diri.
“Pelaku Bayu Asmara, saat memukuli Sunarto Samin yang merupakan mertuanya sendiri itu sedang dalam kondisi mabuk. Sebelumnya, pelaku lebih dulu memukuli Rusiani, istrinya sendiri,” beber Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Ratno ketika dikonfirmasi via whatsapp, Selasa (19/2/2019).
Lebih lanjut Kapolsek membeberkan, wajah korban Sunarto dipukul berkali-kali tanpa ampun oleh tersangka. “Awalanya pelaku hanya menggunakan tangan kosong saja, tidak lama kemudian pelaku mengambil sepotong kayu ulin dan memukuli mertuanya tepat di bagian kepala,” tukasnya.
Akibat kena pukul menggunakan potongan kayu ulin, koraban Sunarto pingsan hingga tak sadarkan diri. Tak hanya itu, mata sebelah kanan korban mengalami luka lebam hingga luka sobek.
Beruntung, aksi kalap menantu durhaka itu terhenti setelah dilerai tetangga dan istrinya sendiri yang juga menjadi korban pemukulan Bayu Asmara.
“Korban sempat mendapatkan perawatan medis di Poliklinik PT KMA Selatan. Sunarto yang awalnya pingsan karena pukulan potongan kayu ulin dikepala sempat tidak sadarkan diri,” jelasnya.
Usai sadar Sunarto merasa keberayan dengan tindakan menantunya tersebut dan melaporkan ke Polsek Mentaya Hulu. “Tersangka Bayu Asmara berhasil kami amankan dan ia telah mengakui perbuatannya tersebut,” tutup Iptu Ratno.
(im/beritasampit.co.id).












