Kerugian Materi Korban Kabakaran Komplek Pasar Kereng Pangi Mencapai Rp. 200 Juta

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Kebakaran yang terjadi di jalan Nusantara II, RT 20, komplek Pasar Hampalit, Kecamatan Hilir, Kabupaten sekira pukul 9.40 WIb siang tersebut menghanguskan satu bangunan barak 2 pintu dan satu warung 2 pintu.

Bangunan barak dan warung yang terletak di pinggiran jalan aspal tersebut milik Haji Adul dan ditempati oleh Usuf dan Rizal. Informasi yang didapat dari kepolisian, saat salah warga bernama Nova Wahyu Widodo (saksi) yang sedang menjemur bajunya, tiba-tiba melihat kobaran api yang berasal dari bagian belakang barak Rizal, kemudian api perlahan membesar hingga melahap dua pintu barak dan warung tersebut.

Menjinakan kobaran api yang sempat membesar agar tidak melahap keperumahan warga lain, Water Canon Sabhara milik Polres diturunkan diikuti dengan datangnya mobil pemadam Kebakaran dan tim Pemadam Swadaya Hampalit. Api berhasil dipadamkam kurang lebih 1 jam sekira pukul 10.20 Wib.

Kapolres AKBP Elieser Dharma Bahagia Ginting, SIK membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, pada saat kejadian kondisi dari warung dan barak dalam keadaan kosong, karena pada saat kejadian Rizal beserta istri menginap di rumah mertua. Sedangkan Usuf sedang berada di luar rumah.

“Kejadian tersebut tidak ditemukan korban jiwa sedangkan Kerugian material yang diderita kurang lebih Rp. 200 juta. Tindakkan Polri, yakni datangi TKP, amankan dan olah TKP, catat saksi daj Pulbaket,” terang Kapolres Dharma Ginting.

Lanjutnya, bahwa kebakaran tidak sempat meluas, dikarenakan sigapnya anggota Polri dalam menerima laporan kebakaran dengan dibantu Pemadam kebakaran dan swadaya serta seluruh masyarakat sekitar. Mengingat padatnya bangunan yang berada di Komplek Pasar kereng pangi tersebut.

“Dugaan penyebab terjadinya kebakaran tersebut masih dalam proses penyelidikan dan olah TKP dari Team Polres ,” pungkasnya.

baca juga ...  2 dari 3 Calon Petahana DPD RI Dapil Kalteng Tumbang, Ini Hasil Suaranya

(ar/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!