Ratusan Peserta OSN SD Bersaing Tingkat Kabupaten Kotim

Editor: A Uga Gara

SAMPIT – Sebanyak 102 peserta Olimpiade Sains (OSN) jenjang SD/MI mengikuti lomba tingkat Kabupaten Timur (Kotim). Namun, dari 102 hanya 6 peserta yang nantinya berhak menjadi duta di tingkat Provinsi (Kalteng) pada 28 Maret 2019.

Ketua panitia OSN jenjang SD/MI Kabupaten Kotim Edie Sucipto mengatakan, setelah seleksi tingkat masing-masing kecamatan dilanjutkan ke tingkat kabupaten.

“Hasilnya ada 102 peserta yang mengikuti OSN tingkat kabupaten. Rinciannya, 51 peserta mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan 51 peserta mata pelajaran matematika,” ujarnya saat menyampaikan laporan pada saat pembukaan olimpiade dihalaman SDN 3 Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Selasa (5/3/2019).

Jumlah kuota dari provinsi, lanjutnya, ada penambahan. Sebelumnya, kuota yang akan ke tingkat dibatasi hanya 5 perwakilan sedangkan tahun ini maksimal 7 perwakilan.

“Harapan kami, Kotim punya perwakilan ke tingkat karena dua tahun sebelumnya ada beberapa orang perwakilan sudah pernah berlaga ke tingkat ,” kata Edie yang juga menjabat Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim ini.

Dia menjelaskan, tahun 2017 ada 3 orang perwakilan yakni, satu orang untuk mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan tiga orang untuk mata pelajaran matematika.

Tahun 2018 ada 2 orang perwakilan mata pelajaran ilmu pengetahuan alam dan matematika. “Tiap tahun Kotim tidak pernah absen mewakili Provinsi Kalteng ke tingkat . Nah, tahun ini kami harapkan ada perwakilan dan mudah-mudahan Kotim peserta terbanyak yang mewakili ke tingkat ,” harapnya dan diamini yang hadir pada acara pembukaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim melalui Sekretaris Fahrujiansyah mengaku bangga atas prestasi yang sudah diraih duta-duta Kotim baik ditingkat provinsi bahkan .

baca juga ...  Beta Optimistis Kafilah Palangka Raya Menjadi Juara umum STQ

“OSN tahun sebelumnya hasilnya luar biasa. Tahun ini kami harapkan lebih baik lagi,” ujarnya.

Ansyah mengimbau kepada para orang tua dirumah maupun guru disekolah, hendaknya jangan pernah bosan memberikan motivasi kepada anak untuk terus mengasah kemampuan mencapai prestasi sesuai bakat dan minat masing-masing anak.

(arifin/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!