Seorang Anak di Terantang Diduga Terseret Arus Sungai Mentaya

Editor: A Uga Gara

SAMPIT — Seorang anak berinisial F yang merupakan warga Terantang Hilir RT 03, Kecamatan Seranau, Kabupaten dikabarkan telah hilang setelah ditinggal ibunya untuk shalat ashar.

“Kami mendapatkan informasi sekitar pukul 17.40 Wib, yang mengatakan bahwa telah terjadi kasus kehilangan seorang anak kecil di tepi lanting Terantang. Dugaan sementara korban terbawa arus sungai Mentaya,” kata Kepala Basarnas Pos Sampit Suprapto kepada beritasampit.co.id ketika dikonfirmasi, Selasa (12/3/2019) malam.

Dari informasi yang kami dapatkan, sekitar pukul 15.30 Wib ketika sedang buang air besar di lanting bersama ibunya, lalu korban yang masih berusia 9 tahun ditinggal ibunya naik ke dalam rumah untuk melaksanakan shalat ashar. Setelah ibunya kembali anaknya sudah tidak ada dan hanya tertinggal baju dan sandalnya di tempat kejadian perkara.

“Tadi sore setelah dikabarkan hilang, warga sekitar melakukan proses pencarian dengan menyusuri sekitar tempat kejadian perkara. Karena waktu sudah terlalu malam proses pencarian dihentikan, besok kami akan berangkat ke TKP untuk melakukan proses pencarian,” ungkap Suprapto.

(im/beritasampit.co.id).

baca juga ...  DPRD Janji Kawal Anggaran Kotawaringin Utara
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!