Editor: Irfan
SUKAMARA – Pemerintah Kabupaten Sukamara berkomitmen mendorong memberdayakan potensi budaya di wilayahnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah digelarnya Festival Budaya Gawi Barinjam (FBGB) yang dimulai sejak tahun 2007.
FBGB merupakan event tahunan yang melombakan permainan tradisional sebagai upaya untuk melestarikan dan mengembangkan nilai budaya dalam rangka memperkuat budaya nasional.
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Kabupaten Sukamara, Karyono mengatakan bahwa FBGB merupakan langkah agar potensi budaya daerah tetap lestari dan terus berkembang serta dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Ada 12 cabang lomba atau permainam tradisonal yang digelar dalam FBGB Tahun 2019 selama 13 tahun dilaksanakan sejak tahun 2007 lalu,” kata Karyono, Minggu (30/3/2019).
Cabang lomba yang dimaksud adalah Pemilihan Ujang Aluh Kabupaten Sukamara, lomba tari pendalaman dan pesisir, lomba bagangsing putera puteri, lomba menyumpit putera puteri, lomba melamang, lomba dayung tradisional putera puteri, lomba menebang, memotong dan membelah kayu, lomba balogo putera puteri, lomba menangkap ikan putera puteri, lomba bedayung hantu putera puteri, pertandingan sepakbola api.
“Nantinya setiap pemenang FBGB akan kita kirim ke tingkat Provinsi Kalimantan tengah untuk mengikuti Festival Budaya Isen Mulang 2019,” jelas Karyono.
Dalam kesempatan itu, Karyono juga mengharapkan masyarakat Sukamara ikut dalam upaya meningkatkan industri pariwisata daerah melalui pengembangan budaya.
“Dan event FBGB menjadi salah satu daya tarik wisata yang berbasis budaya etnis dan lokal guna meningkatkan arus kunjungan wisatawan,” tukas Karyono.
(enn/beritasampit.co.id)












