SDM Aparatur Perlu Ditingkatkan Terus

KUALA PEMBUANG – Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur perlu ditingkatkan terus dalam pengelolaan Dana (DD) maupun Alokasi Dana (ADD), agardalam membuat laporan keuangan sesuai prosedur. Hal ini dikatakan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten , Bejo Riyanto, kepada wartawan di Kuala Pembuang.

Karena menurut politisi PAN ini, kebijakan tata kelola DD dan ADD yang sering mengalami perubahan, sehingga membuat aparatur terkadang mengalami kebingungan dalam membuat laporan keuangan sesuai prosedur. Oleh karena itu,Pemerintah (Pemdes) hendaknya terus mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur desanya yang berkualitas dalam pengelolaan DD dan ADD.

“Hal itu harus jadi cambuk bagi aparatur Pemdes untuk berbenah diri dari segi SDM, dan mesti meningkatkan terus SDM ini,” ujarnya.

Anggota dewan dari Dapil I ini juga mengatakan, DD dan ADD, mesti harus dikelola secara benar dan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengelolaannya tidak boleh dilakukan secara sembarangan atau dengan semaunya. Karena, apabila tidak dilakukan dengan benar dan tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku, maka nantinya akan berdampak begatif yang tentunya akan berurusan dengan .

Dikatakannya, pengelolaan dan pemanfaatan DD dan ADD sesuai aturan semestinya sudah menjadi kesadaran bagi aparatur Pemdes. harus mampu memastikan dana yang sudah digelontorkan Pempus dan Pemda itu memberi dampak nyata bagi pembangunan . Yangmana, dalam pemanfaatan dan penggunaannya selain benar dan sesuai atauran, juga tentunya untuk kepentingan pembangunan dan masyarakat desanya, dalam rangka meningkatkan perekonomian.

“Kami harap jangan lagi masih merasa belajar dalam mengelola DD dan ADD, sehingga timbul pemikiran jika salah tidak apa-apa,” ucapnya.

baca juga ...  Ada Apa Ini, Kok Warga Kuala Kurun Coblos Duluan?

Menurutnya, dana merupakan langkah maju pemerintah dalam membentuk kemandirian , karena pembangunan itu memang semestinya dimulai dari .

“Pemdes harus bisa membuktikan mampu mejawab tantangan pemerintah dalam pengelolaan DD dan ADD yang efektif, efisien dan taat aturan,” katanya.

Disamping itu lanjutnya, yang juga tak kalah penting untuk dilakukan saat ini adalah evaluasi terhadap DD dan ADD yang selama ini telah masuk ke oleh pihak terkait. Hal ini agar dapat diketahui sudah sejauh apa dampaknya terhadap yang bersangkutan. Karena, DD dan ADD tidak bisa hanya diukur melalui serapannya. Ketika ada evaluasi maka seberapa signifikan dana mampu memberikan perubahan bagi akan terlihat, demikian tukasnya.

(srn/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!