TPS Berbasis DPTb di Gumas Bertambah Satu

KUALA KURUN – Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Ketiga (DPTHP-3) Pemilu Serentak 2019, terdapat penambahan satu tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten .

Ketua KPU , Stepenson mengatakan, secara umum jumlah DPTHP-3 di daerahnya tidak mengalami perubahan atau sama seperti DPTHP-2, yakni sebanyak 80.724 jiwa, terdiri dari laki-laki 42.233 jiwa dan perempuan 38.491 jiwa.

“Mereka tersebar di 12 kecamatan, 127 / kelurahan. Dalam DPTHP-3 ini, terdapat 532 orang pemilih yang ditetapkan tidak memenuhi syarat, terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 247 orang dan perempuan 285 orang,” ungkapnya, Kamis (4/4/2019).

Menurut hasil rekapitulasi DPTHP-3 tersebut, terdapat perbaikan data pemilih sebanyak 1.178 jiwa. Rinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 589 jiwa dan pemilih perempuan berjumlah 589 orang.

“Sedangkan untuk daftar pemilih tambahan (DPTb) yang masuk dalam Pemilu 2019, jumlah pemilihnya sebanyak 1.709 jiwa, terdiri dari pemilih laki-laki 1.224 jiwa, dan penempuan berjumlah 485 jiwa,” jelasnya.

Berdasarkan DPTb tersebut, artinya nanti bakal ada penambahan satu TPS berbasis DPTb, yakni di Bereng Malaka, Kecamatan Rungan.

“Dialam DPHIP-3 itu juga mencantumkan jumlah pemilih penyandang disabilitas sebanyak 318 orang. Mereka terdiri dari tuna daksa sebanyak 92 pemilih, tuna netra 45 pemilih, tuna rungu/wicara 72 pemilih, tuna grahita 45 pemilih, dan disabilitas lainnya 64 pemilih,” sebutnya.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten , Walman Tristianto mengatakan, dengan bertambahnya jumlah TPS ini otomatis juga akan diikuti dengan penambahan Pengawas TPS.

“Sebelumnya kami sudah melantik 366 orang pengawas TPS sesuai dengan jumlah TPS di Kabupaten . Dengan adanya penambahan satu TPS di Bereng Malaka itu maka kami juga akan melantik satu orang pengawas TPS lagi,” pungkasnya.

baca juga ...  8 Ribu Mahasiswa Terancam Golput, Ketua FKHM Temui Ketua KPU Kalteng

(adn/beritasampit.co.id)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!