PWI-PD: Pernyataan Elite Sangat Meresahkan Warga

Editor: A Uga Gara

JAKARTA– Ketua Perserikatan Wartawan Independen Pro Demokrasi (PWI-PD), Arief Gunawan mengakui dinamika yang berkembang di masyarakat pasca pemungutan suara pada pemilu 2019, sudah sampai ke tahap mengkhwatirkan.

Hal itu dikatakan Arief, menanggapi pernyataan – pernyataan beberapa elite yang dinilai sangat meresahkan warga.

“Jadi, banyak sekali fenomena sosial terjadi belakangan ini yang sebelumnya belum pernah terjadi,” kata Arief di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis, (9/5/2019).

Arief bilang, pernyataan eks Kepala BIN Hendropriyono yang menyinggung keturunan Arab warga negara Indonesia agar tidak merusak tertib sosial di NKRI itu telah membentur narasi-narasi dan pengetahuan sejarah yang semestinya harus dipahami secara benar.

“Saya prihatin elite kekuasaan kita, karena narasi sejarah dipelintir sedemikian rupa, sehingga generasi muda kita menerima informasi penyesatan. Ini saya kira bahaya sekali untuk membangun sebuah bangsa kedepannya,” tandas wartawan senior itu.

Selain itu, Arief juga mengomentari statement Mahfud MD yang menyebut bahwa kemenangan capres-cawapres nomor 02 umumnya di daerah pemberontak dan Islam garis keras.

Menurut Arief, kalau dilihat secara benar, tidak semuanya pemberontakan berbasis masalah keumatan, karena persoalanya yakni ketidakpuasan terhadap pusat itu sendiri.

“Jadi, jika sejarah bangsa dipelintir sedemikian rupa oleh elite kekuasaan, maka, tinggal tunggu waktu saja, Indonesia akan dijebol oleh kekuatan kekuatan eksternal lainnya,” pungkas Arief Gunawan.

(dis/beritasampit.co.id)

baca juga ...  Andi Arief Prihatin Budiman Tidak Lolos
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!