Editor : Maulana Kawit
PANGKALAN BUN – Di Kabupaten Kotawaringin Barat yang memiliki semboyan “Bumi Marunting Batu Aji” ternyata masih ada lokasi prostitusi yakni di Desa Sungai Pakit bahkan dilokasi tersebut diduga di lindungi oknum Ketua RT.
“Saya sangat kecewa ternyata masih ada mucikari dan PSK yang beroperasi di wilayah Kobar ini. Bahkan transaksi ini, bahkan diduga dilindungi Ketua RT, jelas kami terpukul dan kaget ternyata masih ada yang berani membuka praktek portitusi ini,” tegas Bupati didepan sejumlah mucikari dan PSK yang berhasil dibawa ke Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kobar. Rabu (2/10/2019).
Bupati mengatakan sejak Mei 2017, Kobar sudah bebas dari praktek protitusi dan sejumlah lokasinya dibersihkan bahkan serta ratusan PSK-nya di pulangkan ke kampung halaman.
Selain itu para PSK juga diberi uang untuk modal usaha dan mereka menandatangi sumpah tidak akan kembali lagi ke Kobar dan kemudian kepergiannya dilepas Mentri Sosial.
“Saya serahkan semua ke Satpol PP untuk mengatasinya, jangan sampai ada yang bermain masalah ini, Kobar harus bebas dari portitusi. Tak ada lagi praktek seperti ini di daerah kita” tegas Nurhidayah.
(Man/beritasampit).












