Tidak Pernah Kebobolan, Persekat Taklukan Persebun 1 – 0

Editor : Maulana Kawit

KASONGAN – Persekat selalu tampil memukau saat mengikuti Kompetisi di Liga 3 Zona , yang digelar di stadion 29 Nopember, kota Sampit, Timur.

Dalam liga tersebut di laga perdana Persekat berhasil mengalahkan klub Kalimantang Banteng Sport FC dengan poin (6 : 0). Kemudian, pada laga kedua, Persekat juga kembali mengalahkan PSMT Muara Teweh dengan poin (2 : 0).

Di laga kedua ini, anak asuh dari Pelatih Kepala Persekat Agus Rahman Hakim patut berbangga hati. Karena PSMTW Muara Teweh ini sebelumnya juara 1 saat Pekan Provinsi (Porprov) tingkat tahun 2018, dan akan dipersiapkan bertanding di Pekan (Pra PON).

Kemudian, pada saat laga ketiga. Persekat kembali mengalahkan klub Persebun Pangkalan Bun dengan poin (1 : 0). Saat pertandingan ini, juga dihadiri secara langsung Bupati Sakariyas, SE dan Ketua KONI Suparto beserta jajaran lainnya.

Bupati Sakariyas saat itu tidak hanya ingin menonton, akan tetapi langsung menemui semua pemain untuk memberikan dukungan dan motivasi saat berlaga di Liga 3 Zona Kalteng di kota Sampit, Timur.

Ketika pertandingan Persekat melawan Persebun Pangkalan Bun, permain antara kedua klub ini saling bermain cantik dan berpola, teknik saling serang menyerang untuk melakukan gol ke gawang lawan masing-masing. Namun hingga babak pertama berakhir dengan poin masing (0 : 0).

Pertandingan lanjut pada babak kedua, Persekat lebih dulu memasukan gol ke gawang Persebun Pangkalan Bun. Gol tersebut saat adanya tendangan bebas dari Persekat yaitu Galih Irfan Aditya nomor punggung 24, namun tendangan tersebut ditepis oleh Kiper lawan dan lepas.

baca juga ...  Supian Hadi, Kotim Harus Jadi Tuan Rumah yang Baik di Liga 3

Melihat hal itu, Striker Vendi Sukma Jati nomor punggu 24 tidak tinggal diam, dan mengambil dan mendapatkan bola. Hingga dilakukan tendangan keras dan memasukan gol pada menit ke 50.

Masih di babak kedua, permain antar klub saling serang menyerang. Hingga di menit 30, pemain bertahan dari Persekat terjadi pelanggaran di dalam garis gawang, dan wasit berikan pelanggaran finalti. Dan beruntung saat finalti kiper yaitu Diego Romandona berhasil menepis tendangan lawan agar tidak berhasilnya gol.

Di babak kedua ini, pemain Persekat hanya bemain 8 orang, pasalnya ada dua pemain yang mendapatkan pelanggaran hingga diberikan kartu merah oleh wasit. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat pemain untuk bertahan sampai babak kedua selesai.

Perlu diketahui, Persekat pada Selasa 15 Oktober 2019 nanti, akan bertanding melawan Pulpis Adhyaksa FC. Diperidikan Persekat masuk dalam juara grup dan masuk pada babak penyisihan nantinya.

(ar/beritasampit)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!