Truk Elpiji Pertamina Tabrak Pengendara hingga Tewas, Istri Korban Teriak Histeris

Editor : Maulana Kawit

SAMPIT – Jalan HM Arsyad kilometer 7 sekitar Eka Bahurui Kecamatan MB Ketapang Kabupaten (Kotim), kembali meminta korban. Kali ini, sebuah truk pengangkut khusus elpiji pertamina menghantam pengendara hingga tewas ditempat.

Kejadian yang memilukan diperkirakan sekitar pukul 8.30 WIB. Saat itu, kondisi alam hujan cukup deras, sehingga memicu para pengguna jalan untuk tancap gas.

Informasi yang dihimpun, truk spesialis pengangkut elpiji pertamina milik PT Budi Bakti Kalimantan dengan Nopol KH 8572 F melaju kencang diperkirakan dari arah Samuda menuju kota Sampit. Namun pada saat diperjalanan menghantam pengendara yang melaju ke arah Samuda.

Tabrakan maut itupun sulit terhindarkan, tubuh korban berada masuk di bawah kabin truk dan sudah tidak bernyawa. Bahkan jasad korban untuk sementara hanya ditutup dengan daun pisang.

Sementara itu, kondisi depan truk penyok dan rusak berat, sedangkan kendaraan milik korban terpental dan hancur.

“Tolong paaak, suami saya ditabrak, paaaak, astaghfirullaaaah,” teriak histeris istri korban yang melihat langsung suaminya tewas tergeletak di bawah kabin truk berwarna merah itu.

Sementara itu, salah seorang saksi mengharapkan pihak kepolisian bertindak tegas menghukum pelaku pembawa truk maut.

Selain itu, mengharapkan mengusut tuntas elpiji pertamina yang dibawa truk apakah didistribusikan ke masyarakat atau perkebunan.

“Saya harapkan polisi kerja profesional karena truk maut telah menghilangkan nyawa seseorang, dan usut tuntas elpiji yang dibawa di dalam truk tersebut,” kata pria berambut gondrong itu.

Hingga berita ini ditayangkan, belum diketahui jelas identitas korban, pelaku penabrak maupun istri korban yang terlihat trauma berat atas tabrakan maut tersebut.

Pihak kepolisian masih melakukan pengumpulan data dan olah tempat kejadian perkara.

baca juga ...  Murni Kriminal, Kasus Pembunuhan Sadis Anak SD di Katingan Hulu

(ifin/beritasampit)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!