Editor : Maulana Kawit
PANGKALAN BUN – Manager baru PT PLN (Persero) ULP Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Sugimin mengatakan dalam usianya Ke 74 tahun Perusahaan BUMN PT PLN PERSERO telah banyak perubahan menuju kemajuan.
Seperti Kabupaten Kobar PLN ULP Pangkalan Bun telah memiliki Gardu berdaya 120 MVA di Desa Purbasari, Kecamatan Pangkalan Lada.
“Insyaallah, masalah mati lampu dengan istilah bray pret yang sering dikeluhkan konsumen, tidak akan terulang lagi di Kobar,” kata Sugimin, dibincangi beritasampit usai acara jalan sehat memeriahkan hari listrik nasional ke 74 tahun 2019, Minggu (27/10/2019).
Sugimin tercatat pernah menjadi pimpinan PLTD Kumai, dilanjutkan bertugas di PT PLN Sukamara. Setelah itu Gunung Mas dan sekarang Manager PT PLN ULP Pangkalan Bun.
Berbekal dengan pengalaman memimpin diberbagai daerah, ia bertekad akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua konsumen. Namun tentunya, juga para konsumen harus bisa menjaga dan merawat berbagai fasilitas milik PLN. Karena PLN tidak bisa bekerja sendiri, kalau tanpa bantuan semua pihak dan masyarakat.
“Misal kalau ada kabel aliran listrik yang terhimpit ranting-ranting atau dahan pohon besar, segera melaporkan ke PLN, juga pohon-pohon milik masyarakat kalau ada yang mengganggu kabel jaringan listrik, segera ditebang atau laporkan ke PLN,” ujar Sugimin.
Dia juga berjanji, seluruh Desa yang ada di Kobar akan segera ‘terang benderang'. Namun tentunya, dikerjakannya secara bertahap karena prosesnya cukup panjang.
“Sekarang yang sedang diproses program listrik masuk desa, yakni di Desa Sungai Bedaun Kecamatan Kumai dan tetangga desa lainnya menyusul,” ungkap Sugimin.
(Man/beritasampit).












