Berkat Razia Lalu Lintas, Kesadaran Uji KIR di Gumas Meningkat

KUALA KURUN – Kesadaran masyarakat Kabupaten untuk menguji kelaikan kendaraannya terpantau semakin tinggi. Itu diduga lantaran pemilik kendaraan enggan berurusan dengan aparat kepolisian ketika operasi razia lalu lintas. Kepala Dinas Perhubungan , Yemmie menuturkan, besarnya antusiasme masyarakat untuk menguji kelaikan kendaraannya tersebut tercermin dari tingginya pendapatan asli daerah (PAD) yang telah melampaui target. “Pada tahun 2019, Dishub mendapat target PAD dari sektor pengujian kendaraan bermotor sebesar Rp 75 juta. Namun target itu sudah terlampaui, sebab pada bulan Oktober saja pendapatan mencapai Rp 113 juta dan diperkirakan bakal terus bertambah,” ungkapnya, Rabu (6/11/2019). Sejauh ini, kantor Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) sudah mendapatkan akreditasi B. Pun halnya dengan akreditasi pelayanannya yang mendapat nilai B dari Ombudsman Provinsi . “Akreditasi tersebut diharapkan, semakin menambah kepercayaan dan antusiasme masyarakat untuk rutin menguji kelaikan kendaraan angkutannya masing-masing,” tuturnya. Pasalnya, cetus Yemmie, setiap kendaraan jenis angkutan yang menggunakan jalan umum wajib dalam kondisi prima alias siap jalan. “Jangan sampai terjadi kecelakaan dan akhirnya membahayakan diri sendiri atau orang lain karena kondisi kendaraan rusak. Jika semua kendaraan laik jalan, maka risiko kecelakaan bisa ditekan,” pungkasnya. (adn/beritasampit.co.id)
baca juga ...  Bupati Gunung Mas Sidak Pasar Pastikan Harga Stabil, Kemasan Minyak Goreng Ditemukan Ketidaksesuian Volume 
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!